
AGAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam bersama Pemerintah Kabupaten Agam sangat serius mewujudkan pemekaran di Kabupaten Agam. Sekitar Rp3 miliar dana sudah disiapkan dan untuk tahap awal sudah dianggarkan lebih kurang Rp600 juta pada tahun 2017.
Wakil Ketua DPRD Agam, Suharman saat ditemui padangmedia.com, Jumat (2/12) mengatakan, pemekaran adalah sebuah tuntutan dalam kondisi sekarang karena menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Saat ini, Kabupaten Agam memiliki wilayah yang sangat luas, sehingga sangat berpengaruh terhadap pembangunan dan pelayanan kepada masayarakat.
“Bayangkan, untuk mengurus kebutuhan administrasi, baik itu pencatatan sipil dan sejenisnya, masayarakat seperti di Palupuh, Palembayan harus menempuh jarak yang cukup jauh ke Lubuk Basung. Berapa banyak biaya dan waktu yang dikeluarkan,” jelasnya.
Dikatakan, tidak hanya masyarakat banyak yang merasakan itu. ASN, bahkan anggota dewan sekalipun, untuk satu kali rapat saja, anggota dewan harus sabar dan menempuh jarak yang jauh. Ia optimis dengan apa yang sudah diraih seperti kesamaan keinginan merupakan modal yang luar biasa pada masa mendatang.
“Kita sudah memiliki modal yang sangat besar sekarang, sudah adanya tim dan kemauan dalam tataran aksi, bukan sekedar wacana saja lagi. Bahkan, untuk tahap awal ini sudah dianggarkan dana lebih kurang enam ratus juta. Mari sama-sama perkuat apa yang sudah ada ini sehingga impelemtasinya pada masa selanjutnya menjadi lebih ringan,” pungkasnya. (fajar)






