Syafirman Minta PMI Tingkatkan SDM
  • Home
  • Agam
  • Syafirman Minta PMI Tingkatkan SDM

Syafirman Minta PMI Tingkatkan SDM

Musyawarah Kerja PMI Kab.Agam. (fajar)
Musyawarah Kerja PMI Kab.Agam. (fajar)

AGAM – Plh Bupati Kabupaten Agam, Syafirman meminta agar Palang Merah Indonesi (PMI) Kabupaten Agam untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan tetap semangat. Selain itu, anggota PMI Agam juga diminta selalu menjaga kekompakan dan menjaga jiwa profesionalisme yang tinggi agar PMI tetap esksis dan selalu di hati masyarakat.

Hal itu dikatakan Syafirman saat pembukaan acara musyawarah kerja PMI Kabupaten Agam, Kamis (3/12), di Aula SDLB Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Dikatakannya, PMI ke depannya akan mendapatkan tantangan yang semakin dinamis, mengingat perubahan secara alami dari masyarakat terhadap tuntutan dalam meningkatkan kecepatan kemampuan dalam menolong sesama.

“Kita harus bisa menjawab tantangan ini dengan memperkuat dan meningkatkan kinerja organisasi, terutama di bidang penguatan kualitas sumber daya manusia dan sarana prasarana peralatan,” kata Syafirman.

Menurut Syafirman, Kabupaten Agam merupakan etalasenya bencana, karena topografi dan geografis daerahnya yang komplit meliputi laut, gunung, danau, lembah dan bukit.

“Oleh sebab itu, akan menjadi tantangan bagi kita untuk selalu menjaga kestabilan alam, guna meminimalisir terhadap terjadinya bencana alam,” terangnya.

Syafirman menyebutkan, PMI Agam selama ini sudah bekerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab. Namun, ia berharap PMI Agam tetap semangat dan rasa solidaritas antar sesama itu harus dijaga.

Sementara itu, Ketua Panitia Yulhendri mengatakan, kegiatan musyawarah kerja PMI se-Kabupaten Agam ini diikuti sebanyak 150 peserta relawan yang tersebar di 16 kecamatan dengan masing-masing kecamatan mengutus maksimal 7 orang. Acara itu dihadiri juga oleh Anggota DPRD Agam Masrizal yang juga sebagai pengurus PMI dan Pengurus PMI Provinsi Sumbar, Gusrial.

“Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan introspeksi dan retrospeksi terhadap keberhasilan yang telah dicapai dan kendala untuk selanjutnya akan diikuti dengan tindakan pembaharuan, penyempurnaan dan perubahan yang lebih baik,” kata Yulhendri. (fajar)

Berita Terkait

Leave a Reply