PADANG- Pekan ke-58 pandemi Covid-19, mulai tanggal 18 sampai 25 April 2021, Sumatera Barat berada di zona risiko sedang atau Zona Oranye penyebaran Covid-19. Rasio positivitas (Positivity rate) naik menjadi 8,03 persen.
“Sumbar pada pekan ke-58 ini berada di Zona Oranye dengan skor 2,13. Rasio positivitas naik menjadi 8,03 persen,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Jasman Rizal, Minggu (18/4/2021) sore.
Menurut Jasman, hari ini kasus positif bertambah lagi sebanyak 204 orang. Sehingga total sudah 34.137 orang warga Sumbar terinfeksi Covid-19.
“Terjadi penambahan 204 orang warga positif terinfeksi Covid-19,” terangnya.
Tambahan positif tersebut ditemukan dari hasil pemeriksaan 1.287 sampel. Total sudah 631.396 sampel yang diperiksa dari 425.344 orang.
Dari hasil pemeriksaan, juga ditemukan sebanyak 99 orang pasien sudah dua kali konversi negatif atau sudah dinyatakan sembuh. Sehingga total sembuh bertambah menjadi 31.777 orang atau 93,09 persen dari total kasus positif.
Hari ini, lanjutnya, juga ada laporan meninggal sebanyak 3 orang. Sehingga total meninggal menjadi 744 orang atau 2,18 persen. Kasus meninggal hari ini berasal dari Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan.
Sebanyak 375 orang pasien positif atau 1,10 persen saat ini menjalani perawatan di berbagai rumah sakit. Isolasi mandiri tercatat sebanyak 1.123 orang atau 3,29 persen dan 118 orang (0,35 persen) diisolasi di fasilitas karantina kabupaten/ kota.
Tambahan kasus positif hari ini terbanyak masih dari Kota Padang dengan 66 orang. Kemudian terjadi lonjakan di Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 41 orang dan Kabupaten Agam 21 orang.
Lonjakan kasus positif juga terjadi di Kabupaten Solok Selatan dengan tambahan 18 orang, Kota Solok 13 orang dan Kabupaten Sijunjung juga 13 orang. Kemudian dari Kabupaten Solok 8 orang, Pesisir Selatan 7 orang dan Kabupaten Tanahdatar 6 orang.
Selanjutnya, bertambah di Kota Sawahlunto 3 orang dan Kabupaten Limapuluh Kota juga 3 orang. Kota Payakumbuh bertambah 2 orang, Kota Padangpanjang 1 orang, Kota Bukittinggi 1 orang dan Kabupaten Kepulauan Mentawai juga 1 orang.
Sementara 99 orang pasien dinyatakan sembuh, 37 orang berasal dari Kota Padang. Dari Kabupaten Solok sembuh 10 orang, Kota Payakumbuh 9 orang, Kabupaten Solok Selatan 9 orang dan Kabupaten Padang Pariaman sembuh 8 orang.
Berikutnya dari Kabupaten Kepulauan Mentawai sembuh 6 orang, Tanahdatar 5 orang, Kota Solok 4 orang dan Kabupaten Agam juga 4 orang sembuh. Dari Kota Padangpanjang sembuh 2 orang, Kota Pariaman juga 2 orang. Serta dari Kota Bukittinggi, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Dharmasraya masing-masing sembuh 1 orang. (Febry)







