
PADANG – Kota Bukittinggi hari ini (Minggu, 27/9) kembali mengalami lonjakan kasus positif Covid-19. Dari total 200 orang penambahan baru positif di Sumatera Barat, sebanyak 49 orang berasal dari Kota Bukittinggi.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal menyampaikan perkembangan Covid-19 Minggu malam menyebutkan, total warga Sumatera Barat terinfeksi Covid-19 bertambah menjadi 5.719 orang.
“Hari ini terjadi penambahan 200 orang warga terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga total warga telah terinfeksi adalah sebanyak 5.719 orang,” kata Jasman.
Hari ini juga ada 68 orang yang dinyatakan sembuh. Sehingga total pasien positif yang sudah dinyatakan sembuh menjadi 2.912 orang. Sementara juga bertambah pasien positif meninggal dunia sebanyak 5 orang sehingga sudah 112 orang meninggal dunia akibat Covid-19.
Adapun 200 orang tambahan positif Covid-19 hari ini, berasal dari 15 kabupaten dan kota. Kota Padang hari ini bertambah 73 orang. Sementara, Kota Bukittinggi terjadi lonjakan yaitu sebanyak 49 orang.
Kabupaten Agam terjadi penambahan kasus positif sebanyak 23 orang. Kabupaten Padang Pariaman juga terjadi lonjakan kasus positif yaitu sebannyak 20 orang.
Kota Pariaman hari ini terjadi penambahan 10 orang, Kota Padang Panjang 8 orang dan Kabupaten Pesisir Selatan 4 orang. Terjadi penambahan masing – masing 2 orang di lima kabupaten. Yaitu Sijunjung, Kepulauan Mentawai, Limapuluh Kota, Tanahdatar dan Kabupaten Solok. Kota Solok, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pasaman masing – masing bertambah 1 orang.
Sedangkan, 68 orang pasien sembuh berasal dari 12 kabupaten dan kota. Yaitu dari Kota Padang 21 orang, Kota Payakumbuh dan Kota Bukittinggi masing – masing 8 orang. Dari Kabupaten Padangpariaman dan Limapuluh Kota masing – masing 6 orang.
Kemudian 5 orang pasien sembuh berasal dari Kota Padangpanjang, dari Tanahdatar 4 orang dan Kabupaten Agam 3 orang. Berikutnya, masing – masing 2 orang dari Kabupaten Pesisir Selatan, Mentawai dan Kabupaten Solok. Serta dari Kabupaten Pasaman 1 orang pasien dinyatakan sembuh.
Sementara itu, 5 orang pasien positif yang meninggal dunia berasal dari lima daerah. Pertama, laki – laki 71 tahun warga Tanah Garam Kota Solok, pasien RSUP M Djamil Padang. Kedua, laki – laki 47 tahun warga Pariaman Tengah Kota Pariaman, PNS. Diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Pariaman.
Berikutnya, ketiga, laki – laki 56 tahun warga Lubuk Alung, Padang Pariaman, ASN. Diketahui positif dari hasil screening, pasien RSUD Pariaman. Keempat, laki – laki warga Ganting Kota Padang. Kontak erat denga kasus konfirmasi, meninggal dunia tanggal 25 September 2020. Pasien Puskesmas Andalas. Serta laki – laki 57 tahun warga Harau Kabupaten Limapuluh Kota, Polri, sebagai suspek. Meninggal dunia tanggal 24 September 2020, pasien RSUD Padangpanjang. (Febry)






