
PADANG – Berbagai cara dilakukan pihak penyelenggara Pemilu agar partisipasi pemilih meningkat signifikan, termasuk dengan melakukan Pilkada serentak untuk pertama kalinya agar masyarakat tidak jenuh dengan pemilihan.
Namun, dari hasil penghitungan sementara yang dilakukan KPU Sumbar hingga Kamis (10/12) pagi ini, partisipasi pemilih untuk Pemilihan Gubernur Sumbar (Pilgub) rata-rata hanya 51,16 persen. Sementara, target KPU sebelumnya partisipasi mencapai 70 persen.
Di sejumlah TPS di Kota Padang, dari hasil pantauan yang dilakukan Ketua DPRD Kota Padang, Erisman, partisipasi pemilih terbilang rendah. Bahkan, di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang didisain unik untuk menarik minat masyarakat datang, partisipasi pemilih masih rendah. Salah satunya di TPS 8 Koto Panjang, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Di sana, TPS didisain bernuansa budaya Minangkabau, lengkap dengan marawa, gendang tasa, dan peralatan lainnya.
Namun, di TPS itu, partisipasi pemilih hanya 54,9 persen. Ketua KPPS setempat, Hendri Yusuf saat dikonfirmasi padangmedia.com melalui telepon seluler menyatakan, pihaknya telah berusaha menyuarakan pada masyarakat untuk ikut dalam Pilkada, termasuk dengan melakukan arak-arakan keliling kampung dan berjalan sekitar satu kilometer menjemput warga menuju TPS.
Di TPS tersebut, katanya, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) adalah sebanyak 302 orang. Akan tetapi, yang melakukan hak pilih hanya 166 orang dan 2 suara dinyatakan tidak sah.
“Memang kita akui untuk partisipasi pemilihan dari masyarakat sangat jauh dari dugaan. Banyak dari masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya pada Pilgub kali ini. Padahal, sebelumnya kami dari panitia sudah berusaha menyuarakan pada masyarakat untuk ikut dalam Pilkada, termasuk dengan melakukan arak-arakan keliling kampung mengajak warga untuk menuju TPS memberikan hak pilihnya,” ungkapnya kepada padangmedia.com.
Sementara, Ketua DPRD Padang, Erisman usai melakukan pencoblosan di TPS 11 Jalan Purus Kecamatan Padang Barat, bersama Sekwan, Ali Basar, Camat Padang Selatan, Fuji Astomi serta Dinas PU Kota Padang, Fatri Arman Noer, menyambangi TPS 11, TPS 21 dan TPS 26 di Kelurahan Mata Air, Kecatamn Padang Selatan, Rabu (9/12).
Pada TPS 11, dengan jumlah DPT sebanyak 372 orang, hanya 188 orang yang melakukan pencoblosan dengan C6 dan menggunakan KTP 2 orang (partisipasi 50 persen, red). Sementara, pada TPS 21, dengan jumlah DPT sebanyak 263 orang, yang sudah melakukan pencoblosan sebanyak 176.
Dari hasil peninjauan padangmedia.com, pada pelaksanaan Pilgub yang dilakukan di tiga TPS, yakni TPS 11, TPS 21 serta TPS 26 Mata Air, diperkirakan partisipasi pemilih hanya 45 persen hingga pukul 11.00 WIB, kecuali untuk di kawasan perumahan dapat mencapai lebih 50 persen. Pasalnya, hingga siang, tercatat partisipasi pemilih pada TPS 11 dari 372 DPT baru sebanyak 190 orang, pada TPS 21, dari 263 orang DPT hanya 176 orang yang memilih dan di TPS 26, dari 221 DPT hanya baru 91 orang saja yang menggunakan hak pilihnya.
Di tempat lain, Di TPS 06 Komplek Villa Anggrek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, misalnya. Di sana, warga yang menggunakan hak pilih hanya sekitar 55 persen.
Dari 387 Daftar Pemilih Tetap (DPT), hanya 214 yang menggunakan hak pilihnya. Hal yang sama di TPS 07 Permata Air Dingin. Di sana, persentase masyarakat yang menggunakan hak pilihnya hanya sekitar 57 persen. Dari 232 DPT, hanya 132 yang memilih. Begitu juga di sejumlah TPS di Kelurahan Balai Gadang lainnya. Rata-rata partisipasi pemilih antara 50 hingga 60 persen.
Di TPS 16 Kelurahan Lubuk Buaya, dari DPT sebanyak 311 orang, hanya 185 yang menggunakan hak pilihnya. Atau, sekitar 59 persen.
Bahkan, partisipasi pemilih di TPS 10 Kelurahan Lolong Belanti yang tepat di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat ini tidak sampai 50 persen
Menyikapi kondisi tersebut, Erisman menyayangkan masih banyak hak suara yang tidak terpakai. Padahal, setiap suara memiliki pengaruh besar pada pembangunan Sumbar ke depannya, kata Erisman.
Sementara Camat Padang Selatan, Fuji Astomi mengatakan, pelaksanaan Pilgub 2015 berjalan dengan lancar. Terkait partisipasi pemilih, ia mengatakan pihaknya telah mengupayakan semaksimal mungkin dengan sosialisasi dan ajakan menggunakan hak pilih dalam Pilgub pada masyarakat. Ia mengatakan, hingga hasil akhir penghitungan suara tuntas dilakukan, baru jelas partisipasi pemilih secara keseluruhan. (baim/rin)






