
AGAM – Bupati Agam diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Mulyadi SH membuka secara resmi lomba Tahfizh Qur’an, asmaul husna, dan puisi religi di SMPN 2 Ampek Angkek, Kamis (22/2).
Lomba yang digelar SMPN 2 Ampek Angkek tersebut dihadiri anggota DPRD Agam Syaflin Chaniago dan Ais Bakri, Kepala Disdikbud Agam diwakili Kasi SMP, Adri, Camat Ampek Angkek diwakili Sekcam Noviardi Ismail Mhd, Kapolsek Ampek Angkek, Kepala SD, dan SMP, pengurus komite, dan lainnya.
Mulyadi mengapresiasi perlombaan yang digelar SMPN 2 Ampek Angkek tersebut sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan karakter, ketaqwaan, dan keimanan, sehingga tercipta generasi berkualitas menuju masyarakat madani di daerah itu.
“Kegiatan ini sangat penting dalam membangun karakter anak didik. Tidak hanya melahirkan generasi yang berkualtas, tetapi juga mampu mengasah intelektual, emosional, maupun spiritual,” ujarnya.
Menurut Mulyadi, sesungguhnya kegiatan itu merupakan ajang untuk belajar bagi anak didik, karena banyak yang harus dipelajari melalui lomba tersebut. Sekaligus sebagai menguji kemampuan yang telah dipelajari selama ini.
“Seperti yang kita ketahui, saat ini banyak generasi yang menyimpang dari norma agama, adat, dan budaya, sehingga perbuatan negatif jadi berkembang di tengah masyarakat, seperti yang marak saat ini kasus penyalahgunaan narkoba dan LGBT,” ujarnya.
Melalui lomba, Mulyadi mengharapkan, perbuatan seperti itu bisa jauh dari generasi muda di daerah itu. “Karena, kita menginginkan Agam mampu melahirkan SDM yang kompetitif, sehingga muncul generasi yang mampu membawa negara kepada kondisi terhormat nantinya,” ujarnya.
Dikatakan, dalam membangun SDM, perlu pengawasan yang ketat, baik di sekolah maupun di rumah. Sekolah lain di Agam diharapkan ikut menggelar kegiatan seperti itu atau kegiatan senada yang berbau keagamaan.
Sementara, Kepala SMPN 2 Ampek Angkek, Dra. Zulfamiarti, MPd menyebutkan, kegiatan yang digelar satu hari itu diikuti sekitar 65 siswa SD, dan SMP se Agam belahan timur. Kegiatan itu sudah dijadikan agenda tahunan dan ini merupakan tahun kedua.
Sebelumnya, kegiatan serupa digelar hanya tingkat SD se- Agam belahan timur. Namun, kali ini pesertanya diperluas ke tingkat SMP.
Disebutkan Zulfamiarti, saat ini pihaknya baru melaksanakan untuk tingkat Agam bagian timur dan diharapkan tahun depan pesertanya diperluas ke tingkat Kabupaten Agam. Tema yang diangkat dalam lomba yaitu, membina dan mendidik serta membangun generasi penerus yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, serta mewujudkan Agam Madani.
“Tema itu sebagai pedoman kita untuk mewujudkan anak didik yang berkarakter, beragama, dan berakhlak, karena banyak saat ini anak yang karakternya sudah menurun. Tugas beratnya kita saat ini yaitu, bagaimana membina kembali anak didik menjadi anak yang berkarakter, beragama, dan beradat,” pungkasnya. (fajar)






