
MENTAWAI – Cabang Yayasan Pendidikan Gema Insani Mentawai meluncurkan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang pertama di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Sudah ada 13 murid yang mendaftar di sekolah yang berada di wilayah Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara tersebut.
Meski dengan kondisi bangunan sekolah yang sederhana, tapi diharapkan sekolah itu bisa Namun pihaknya tetap memulai memberikan pendidikan kepada murid-murid yang sudah mendaftar. Murid-murid yang mendaftar terdiri dari anak-anak Berkebutuhan Khusus tuna netra, tuna rungu, autis, tuna grahita, daksa dan tuna laras. Selain ABK, pendidikan sekolah luar biasa itu juga menerima dari umum.
Kepala Cabang Yayasan Pendidikan Gema Insani Mentawai, Nurwidia kepada padangmedia.com, Senin (22/8) mengatakan, operasinal SLB tersebut telah melalui izin dari Dinas Pendidikan Mentawai. Yayasan Gema Insani Mentawai membagi empat kategori pendidikan, yakni TKLB (Taman Kanak-kanak Luar Biasa), SDLB (Sekolah Dasar Luar Biasa), SMPLB (Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa) dan SMALB (Sekolah Menengah Atas Luar Biasa).
Dikatakan, dalam mengembangkan kemampuan dan potensi yang ada pada siswa, harus melalui pendidikan, pembinaan serta bimbingan khusus. Pendidikan yang diberikan sesuai dengan kemampuan setiap siswa untuk meningkatkan kesadaran hidup dalam keluarga dan masyarakat.
“Sejak tahun 2015, kami sudah mengadakan sosialisasi kepada semua pihak, khususnya orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Baru tahun sekarang dapat dilaksanakan kegiatan belajar mengajar, karena kita membutuhkan waktu persiapan untuk memulai sekolah luar biasa di Bumi Sikerei ini,” ujarnya.
Ia mengaku, anak berkebutuhan khusus memang perlu penanganan berbeda, baik di bidang pendidikan maupun segi kehidupan lainnya di rumah. Ia berharap dengan dibukanya SLB di Kabupaten Kepulauan Mentawai, para orang tua bisa memberi perhatian yang baik pada anak mereka. Nurwidia juga berharap pihak pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Mentawai dapat mendukung pendidikan luar biasa teresbut sehingga anak-anak Mentawai yang berkebutuhan khusus tidak jauh lagi membawa anak-anaknya. (ers)
fhoto Bangunan sederhana sekolah luar biasa jln. raya tuapeijat km.2 sipora utara kabupaten kepulauan mentawai, (ers)






