Silek Lanyah, Silat Berkubang Lumpur Sawah
  • Home
  • Berita
  • Silek Lanyah, Silat Berkubang Lumpur Sawah

Silek Lanyah, Silat Berkubang Lumpur Sawah

Walikota Padangpanjang Hendri Arnis ikut ambil bagian dalam silek lanyah. (foto: humas)
Walikota Padangpanjang Hendri Arnis ikut ambil bagian dalam silek lanyah. (foto: humas)

PADANGPANJANG – Silek (silat) Lanyah dari Kubu Gadang, Ekor Lubuak, Kota Padangpanjang kini semakin terkenal. Sudah banyak wisatawan yang datang untuk menyaksikan aksi silat yang dimainkan pemuda Kubu Gadang tersebut, termasuk wisatawan dari mancanegara.

Pada Minggu (22/1), masyarakat setempat bahkan melakukan launching brand dan Identitas Desa Wisata Kubu Gadang. Dalam kegiatan tersebut, Walikota Padangpanjang, Hendri Arnis ikut unjuk kebolehan dengan ikut aksi silat melawan guru silat Kubu Gadang, Muzirwan Gindo Mulia.

Launching brand tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Djamardjati (Peneliti Madya Kemendikbud RI), sejumlah kepala OPD, Camat, lurah dan lainnya. Djamardjati hadir karena pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah mengusulkan kepada UNESCO untuk menjadikan silat sebagi warisan dunia / Internasional Cultural Heritage (ICL).

Lantas, apa itu Silek Lanyah? Silek Lanyah adalah atraksi silat di sawah berkubang lumpur. Biasanya, lokasi yang menjadi ajang silat ialah sawah yang selesai dibajak. Setelah dikemas, silek lanyah diiringi dengan musik tradisional. Sementara, ratusan masyarakat dan wisatawan menyaksikan aksi dengan antusias.

Silek lanyah sendiri merupakan tradisi turun temurun masyarakat setempat yang dimodifikasi dari silat Tuo Gunuang. Kubu Gadang sendiri termasuk wilayah Kelurahan Ekor Lubuk dan bagian dari Nagari Gunuang, Kota Padangpanjang. Pada tahun 2014 lalu, Kubu Gadang ditetapkan sebagai desa wisata. (rin/*)

Berita Terkait

Leave a Reply