Silek Harus Terus Berkembang di Ranah Minang
  • Home
  • Agam
  • Silek Harus Terus Berkembang di Ranah Minang

Silek Harus Terus Berkembang di Ranah Minang

silek

AGAM – Silek (silat) Minangkabau merupakan seni olahraga beladiri yang tumbuh dan berkembang di wilayah Minangkabau sejak dahulu kala. Silek bagi anak Minang merupakan jati diri yang melekat dalam keseharian mereka, terutama bagi kaum lelakinya. Namun, banyak juga perempuan Minang yang menguasai seni beladiri tersebut.

Mengenai hal tersebut, Bupati Agam H. Indra Catri, Dt Malako Nan Putiah mengharapkan silek terus berkembang di tengah masyarakat sehingga seni beladiri tersebut terus berkembang dan menjadi jati diri bagi masyarakat Minang.

Hal itu dikatakan Bupati Agam Indra Catri saat menggelar buka bersama dengan tuo silek se Kabupaten Agam di kediamannya, Minggu (11/6). Bupati mengharapkan tuo silek yang ada di daerah itu terus mengembangkan tradisi tersebut dan mewariskannya kepada anak Minang, yang nantinya menjadi bekal dan menjaga dirinya dari segala perbuatan yang akan mempengaruhi kehidupan mereka.

“Silek merupakan pamenan di ranah Minangkabau. Jika tidak bisa basilek, pamenan anak nagari itu tidak akan berdiri dan Minang pun bisa hancur,” ujarnya.

Bupati mengharapkan, tuo silek terus mengajarkan anak kemanakan untuk bersilek dan bersama – sama membina anak kemenakan untuk bisa membela nagari dan menjaga mereka dari segala ancaman.

Lebih lanjut, bupati mengungkapkan, prestasi silek Minangkabau cukup besar terhadap daerah. Hal itu menjadi penyemangat anak nagari yang telah bersungguh-sungguh belajar silek.

Sementara, perwakilan tuo silek Dt Mangkuto Sati mengatakan, silek memang harus diwariskan kepada generasi muda, bukan saja bagi kaum lelaki, tetapi juga kaum perempuan. Dengan tekad dan semangat yang tinggi, ia yakin silek Minangkabau akan terus berkembang, sehingga seni beladiri tersebut tidak pudar di tengah masyarakat. (fajar/AMC)

Berita Terkait

Leave a Reply