
JAKARTA- Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menekankan pentingnya bersinergi dalam pemulihan ekonomi nasional. Sinergi antar lembaga dan pemangku kepentingan, sangat dibutuhkan dalam mengambil kebijakan dan memonitor implementasi dari kebijakan yang dijalankan.
Hal itu ditekankan Wimboh saat silaturahim virtual bersama lembaga tinggi negara dan kementerian, industri jasa keuangan, kepala daerah, akademisi dan unsur media massa, Selasa (4/1/2022), seperti disampaikan dalam siaran pers yang diterima Rabu (5/1/2022).
“Sangat penting untuk bersinergi dalam meningkatkan upaya pemulihan ekonomi nasional dan memonitor implementasi dari kebijakan tersebut,” kata Wimboh.
Dia menegaskan, langkah tersebut perlu dilakukan agar kebijakan yang diambil dapat kompetitif, preemptive dan tentunya memitigasi dampak dari pandemi Covid-19.
“Melalui efektivitas berbagai stimulus kebijakan baik di sektor pemerintahan, sektor keuangan maupun sektor lainnya, telah diimplementasikan dengan baik dan berhasil menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dengan baik,” lanjutnya.
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan pentingnya kerjasama baik secara internal maupun dengan seluruh stakeholders OJK dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di sektor jasa keuangan.
Sedangkan Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel menekankan perlunya dukungan terhadap UMKM dalam pemulihan ekonomi nasional. Menurutnya, proses pemulihan ekonomi harua terjadi secara merata.
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa melalui forum KSSK maupun masing-masing institusi dengan menggunakan instrumen kebijakan dan regulasinya telah berhasil dalam menangani dampak covid-19 serta melindungi masyarakat dan perekonomian Indonesia.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa selain pandemi juga perlu menjadi perhatian mengenai isu perubahan iklim, digitalisasi ekonomi serta dampak normalisasi kebijakan pasca covid secara global.
“Saya berharap, tentu OJK bersama kami di Kementerian Keuangan, kemudian Bank Indonesia dan LPS dalam forum KSSK bisa bersama-sama mengawal pemulihan ekonomi secara efektif, handal, kredibel dan di sisi lain juga terus mendukung formula dari sisi reform yang penting terutama di sektor keuangan.” lanjut Sri Mulyani.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno mengajak untuk mempergunakan momentum kebangkitan dengan penanganan pandemi yang lebih baik. Implementasi dari program dan kebijakan hendaknya tepat sasaran.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pemerintah terus mewaspadai dan memantau perkembangan pandemi covid-19. Pihaknya selalu mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan mendukung program vaksinasi.
Dia mengaku optimis tahun 2022 pandemi Covid-19 bisa berakhir. Masyarakat harus terus memperhatikan disiplin penerapan protokol kesehatan serta menggunakan aplikasi Peduli Lindungi dalam beraktivitas dan divaksinasi. Pemerintah telah memastikan bahwa vaksin yang diberikan aman dan berkualitas. (*/Febry)





