
PADANGPANJANG – Menjadi sebuah kota berstatus Smart City (kota cerdas), Padangpanjang bertekad bisa mewujudkan Smart Society (masyarakat cerdas) yang bisa membantu kepintaran pada segala bidang dengan memanfaatkan media dan teknologi.
Hal tersebut diungkapkan Walikota Padangpanjang H. Fadly Amran, BBA secara virtual kepada Tim Ngobrol Kota (Ngota), Senin (11/10).
“Berbicara mengenai Smart City, kota tersebut harus memiliki society yang lebih smart lagi. Agar bisa menerima inovasi-inovasi yang akan dilakukan, agar dapat mengatasi permasalahan yang akan timbul,” jelas Fadly.
Ngobrol Kota merupakan Tim Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) dari Institut Teknologi Bandung (ITB) guna persiapan penilaian Indeks Kota Cerdas Tahun 2021 melalui zoom meeting.
“Smart Society ini multi sektor. Bagaimana pemerintah, aparatur sipil negara (ASN), dan stakeholder terkait lainnya dalam menyikapi Smart City, dengan melaksanakan inovasi-inovasi melibatkan semuanya. Berkat ini, Kota Padangpanjang menjadi satu dari 12 Kota yang meraih penghargaan Kota Cerdas di Indonesia dari kelompok Kota Kecil pada tahun 2019 lalu,” ungkapnya.
Dalam paparannya, Fadly menyampaikan pandangan dan menceritakan tentang Kota Padangpanjang. Bagaimana proses transformasi digital yang dilaksanakan di kota ini dan seluruh upaya untuk meningkatkan digitalisasi serta peningkatan literasi digital.
“Kota Padangpanjang terus berupaya meningkatkan dan memanfaatkan teknologi yang ada sekarang. Bekerja sama dengan Ruangguru salah satunya untuk menunjang proses belajar mengajar berbasis teknologi dalam ‘ruangbelajar for teacher’ pada aplikasi ‘ruang kerja’ selama setahun penuh,” ujarnya.
Selain itu, Fadly juga menyebutkan, sesuai dengan visi dan misi “Untuk Kejayaan Padangpanjang yang Bermarwah dan Bermartabat”, dengan sumberdaya manusia (SDM) yang unggul, bisa membawa nama harum kota.
“Padangpanjang yang sudah dijuluki Kota Pendidikan, Kota Serambi Mekkah, ini kita coba garap dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti Padangpanjang Cerdas Berkreativitas, Koperasi Syariah, kegiatan guru dan murid juara, Smart Surau, beasiswa untuk murid dan guru, dan peningkatkan pelayanan tata kelola pemerintah yang melayani. Masih banyak lagi, yang betul-betul menjaga marwah dan martabat dari Kota Padangpanjang,” paparnya.
Diundangnya Fadly dalam audiensi ‘Ngota’ ini, diharapkan sebagai salah satu pertanda Kota Padangpanjang kembali meraih penghargaan yang sama dengan lebih banyak kategori. (de)






