
AGAM – Warga Jorong Tantanam Nagari Tigokoto Silungkang Kecamatan Palembayan, Agam akan mengantarkan lima orang mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol kembali ke kampus, setelah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di jorong tersebut selama satu bulan. Kehadiran para mahasiswa tersebut dirasakan warga sangat berjasa dalam menumbuhkan semangat gotongroyong ditengah masyarakat.
Wali Jorong Tantanam, Yasril mengungkapkan, Mahasiswa ini dianggap telah berjasa menggerakkan semangat beragama dan budaya di lingkungan penduduk setempat. KKN yang berlangsung sejak (27/7) hingga (27/8) itu juga meninggalkan kesan mendalam bagi para mahasiswa.
“Kegiatan KKN Mahasiswa telah menumbuhkan semangat gotong royong dan kembali ke surau. Mahasiswa tersebut telah berjasa menggerakkan semangat beragama dan berbudaya,” katanya Minggu (27/8).
Para mahasiswa tersebut, lanjutnya, sudah dianggap seperti anak sendiri. Sehingga warga mengapresiasi para mahasiswa dan akan mengantarkannya langsung ke kampus mereka di Padang.
“Kami bersama warga besok (Senin, 28/8) akan mengantarkan langsung ke Padang,” ujarnya.
Ketua Kelompok KKN Mahasiswa di Jorong Tantaman, Roby menuturkan, dalam kegiatan KKN mereka di jorong tersebut melakukan beberapa kegiatan. Diantaranya kegiatan keagamaan seperti pengajian di surau-surau, kegiatan didikan subuh serta kegiatan majelis taklim. Dalam bidang budaya, mereka melibatkan diri dalam gotongroyong lingkungan, mengadakan lomba rumah sehat serta mengajak masyarakat memperingati HUT Kemerdekaan RI dalam berbagai lomba.
“Untuk seluruh kegiatan 17 Agustus, kami menghabiskan dana sebesar Rp 3. 445.000 termasuk untuk membeli hadiah, perlengkapan lapangan, serta tabanas dan tropi lepas untuk lomba rumah sehat. Sedangkan untuk acara penutupan basaluang kami menghabiskan dana sebesar Rp 7.640.000 termasuk persiapan lapangan dan konsumsi,” katanya.
Dana tersebut, urainya, diperoleh dari partisipasi warga, partisipasi para perantau dari Bukittinggi, Jakarta, Palembang bahkan ada yang dari negara jiran Malaysia.
“Alhamdulillah berkat bantuan banyak pihak, kami tidak kesulitan dalam hal pendanaan. Tak terasa waktu begitu singkat, warga telah menyambut kami dengan baik sekali,”tuturnya. (fajar)






