
PADANG – Pembaruan terkini (update) perkembangan zonasi wilayah di Sumatera Barat pada pekan ke- 42 pandemi Covid-19, sepuluh kabupaten/ kota masih di Zona Oranye dan sembilan lainnya sudah di Zona Kuning.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat Jasman Rizal selaku juru bicara Satgas Covid-19 provinsi, Minggu (27/12/2020) menyebutkan, Kota Padang yang memiliki kasus positif terbanyak saat ini telah berhasil turun ke Zona Kuning.
“Pekan ini, berdasarkan hasil penghitungan data onset, sebanyak 10 kabupaten/ kota masih di Zona Oranye, sedangkan 9 lainnya di Zona Kuning, salah satunya Kota Padang,” sebut Jasman, Minggu pagi.
Meski demikian, menurut Jasman, belum ada kabupaten/ kota yang berhasil turun ke Zona Hijau. Pun untuk sementara, juga tidak ada yang naik status ke Zona Merah.
Jasman menjelaskan, Zona Merah merupakan Zona dengan risiko tinggi, dengan penghitungan skor dar 0 sampai 1,8. Zona Oranye merupakan daerah dengan risiko sedang, akor 1,81 sampai 2,40.
Berikutnya Zona Kuning, merupakan daerah dengan risiko rendah, skor 2,41 sampai 3,00. Serta Zona Hijau merupakan daerah yang sudah tidak ada kasus positif Covid-19.
Jasman merinci, 10 kabupaten/ kota yang berada di Zona Oranye tersebut adalah:
- Kabupaten Tanah Data (skor 2,39)
- Kota Solok (skor 2,34)
- Kabupaten Agam (skor 2,30)
- Kabupaten 50 Kota (skor 2,28)
- Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,27)
- Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,25)
- Kabupaten Solok (skor 2,24)
- Kota Padang Panjang (skor 2,17)
- Kabupaten Sijunjung (skor 2,13)
- Kabupaten Solok Selatan (skor 2,09).
Satgas Covid-19 Sumbar memberikan catatan kepada Kabupaten Solok Selatan yang memiliki skor paling rendah. Padahal daerah tersebut sebelumnya selalu berada pada posisi terbaik (skor tertinggi) dalam penanganan covid-19 di Sumatera Barat.
“Sebaiknya Kabupaten Solok Selatan kembali melakukan test PCR secara masif kepada semua stakeholder kemasyarakatan,” saran Jasman.
Satgas juga berharap seluruh kabupaten dan kota di Zona Oranye lebih mengintesifkan pemeriksaan sampel kepada warganya. Agar pengendalian dan pencegahan penyebaran Covid-19 dapat berjalan lebih baik lagi.
Sementara 9 kabupaten/ kota yang berkategori risiko rendah atau Zona Kuning adalah:
- Kabupaten Dharmasraya (skor 2,58)
- Kota Bukittinggi (skor 2,55)
- Kota Payokumbuah (skor 2,48)
- Kota Pariaman (skor 2,46)
- Kota Padang (skor 2,44)
- Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,43)
- Kabupaten Pasaman (skor 2,43)
- Kota Sawahlunto (skor 2,42)
- Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,42).
“Kota Padang telah turun ke Zona Kuning. Ini merupakan kemajuan luar biasa dalam penanganan Covid-19 sebab selama enam bulan berada di Zona Oranye, bahkan sempat naik ke Zona Merah,” kata Jasman.
Kabupaten Sijunjung dan Kota Payakumbuh juga mengalami peningkatan signifikan dalam mengatasi penyebaran Covid-19. Sedangkan Kepulauan Mentawai sampai pekan ini masih bertahan sebagai satu – satunya daerah di Sumatera Barat yang tidak memiliki kasus kematian akibat Covid-19.
“Penetapan zonasi kabupaten/ kota ini mulai tanggal 27 Desember 2020 sampai tanggal 2 Januari 2021 mendatang,” tutup Jasman. (Febry)






