Sepekan Terakhir, Nilai Transaksi Harian BEI Turun 11,44 Persen
  • Home
  • Berita
  • Sepekan Terakhir, Nilai Transaksi Harian BEI Turun 11,44 Persen

Sepekan Terakhir, Nilai Transaksi Harian BEI Turun 11,44 Persen

JAKARTA – Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan terakhir mengalami penurunan hingga mencapai 11,44 persen. Pada pekan lalu, nilai transaksi sebesar Rp9,59 triliun namun pekan ini turun menjadi Rp8,49 Triliun.

Mengutip indopremier, PH Sekretaris perusahaan BEI Hani Ahadiyani dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu menyebutkan penurunan rata – rata nilai transaksi harian tersebut. “Data rata-rata nilai transaksi harian mengalami perubahan sebesar 11,44 persen menjadi Rp8,49 triliun dari Rp9,59 triliun pada pekan sebelumnya,” katanya.

Hani menyebutkan, pada perdagangan pekan ini nilai kapitalisasi pasar juga mengalami penurunan sebesar 0,46 persen. Dari penutupan pekan lalu sebesar Rp7.138 triliun menjadi Rp7.105 triliun.

Meski demikian, rerata frekuensi transaksi BEI meningkat 5,27 persen. Pada transaksi pekan lalu tercatat 527,05 ribu kali transaksi, pekan ini naik menjadi 554,84 ribu kali transaksi.

“Rata-rata volume transaksi harian BEI mencatatkan perubahan 38,23 persen menjadi 12,672 miliar unit saham,” ucapnya.

Sementara itu, pada perdagangan pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menurun 0,47 persen ke posisi 6.177 dari 6.207 pada pekan sebelumnya.

“Sepanjang 2019, investor asing mencatatkan beli bersih Rp45,355 triliun dan pada Jumat (8/11) mencatatkan jual bersih Rp988,99 miliar,” kata Hani.

Hani menambahkan, selama sepekan ini BEI melakukan pencatatan perdana dua perusahaan sebagai emiten ke-43 dan 44 di 2019. Dua perusahaan tersebut adalahPT Singaraja Putra Tbk dengan kode emiten SINI dan PT Ginting Jaya Energi Tbk dengan kode WOWS.

Selain itu, BEI mencatatkan dua obligasi yang diterbitkan PT BCA Finance senilai Rp1,5 triliun dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) senilai Rp5 triliun. Dengan demikian, jumlah emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI selama 2019 sebanyak 86 Emisi dari 45 Perusahaan Tercatat senilai Rp101,04 triliun.

Maka, saat ini total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI sebanyak 418 emisi. Nilai outstanding obligasi dan sukuk tersebut adalah sebesar Rp442,01 triliun dan USD47,5 juta yang diterbitkan oleh 118 Perusahaan Tercatat.

“Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 101 seri dengan nilai nominal Rp2.707,26 triliun dan USD400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak sepuluh emisi senilai Rp8,71 triliun,” kata Hani. (*/fdc)

Berita Terkait

Leave a Reply