
PADANG- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan enam perusahaan baru akan resmi menjadi emiten di pasar saham. Dengan demikian, sepanjang tahun 2022 hingga bulan November, sebanyak 50 perusahaan baru telah melakukan Initial Public Offering (IPO).
Kepala Kantor PT BEI wilayah Sumatera Barat Early Saputra kepada wartawan, Senin (7/11/2022) menyebutkan, enam perusahaan tersebut adalah PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk, PT Jayamas Medica Industri Tbk, PT Global Digital Niaga Tbk, PT Wulandari Bangun Laksana Tbk. PT Citra Borneo Utama Tbk dan PT Menthobi Karyatama Raya Tbk.
“Ke enam perusahaan tersebut akan mencatatkan saham di BEI pada hari Selasa (besok, red) tanggal 8 November 2022,” kata Early.
Dia menjelaskan, PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk dengan kode emiten PRAY, tercatat sebagai perusahaan ke-45 yang mencatatkan saham di tahun 2022. Kemudian PT Jayamas Medica Industri Tbk dengan kode emiten OMED sebagai perusahaan tercatat ke-46, PT Global Digital Niaga Tbk dengan kode emiten BELI sebagai perusahaan tercatat ke-47.
Selanjutnya, PT Wulandari Bangun Laksana Tbk dengan kode emiten BSBK sebagai perusahaan tercatat ke-48 di tahun 202. PT Citra Borneo Utama Tbk dengan kode emiten CBUT sebagai yang ke-49 dan PT Menthobi Karyatama Raya Tbk dengan kode emiten MKTR sebagai perusahaan tercatat ke-50 sepanjang tahun 2022.
Dengan masuknya enam perusahaan tersebut, Early menyebutkan hingga saat ini jumlah emiten di Bursa Efek Indonesia telah bertambah menjadi. Dia mengungkapkan, masih terbuka kemungkinan adanya perusahaan baru yang akan mencatatkan diri hingga akhir tahun 2022. F





