Sempat Menanjak, TPID Upayakan Inflasi Terkendali
  • Home
  • Berita
  • Sempat Menanjak, TPID Upayakan Inflasi Terkendali

Sempat Menanjak, TPID Upayakan Inflasi Terkendali

TPID

PADANG – Pada 2014 lalu, inflasi Kota Padang menanjak tajam, mencapai angka 11,90. Sedangkan di semester pertama tahun 2015 ini laju inflasi merangkak pada angka 0,84 persen.Fluktuasi inflasi ini imbas dari pasokan kebutuhan pokok yang tersendat atau malah berlimpah.

“Pemerintah Kota Padang terus berupaya mengantisipasi semua faktor yang menyebabkan fluktuasi inflasi. Termasuk melakukan koordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID-red) se-Sumatera Barat,” ungkap Walikota Padang Mahyeldi Dt. Marajo usai membuka Rapat Koordinasi (Rakor) TPID di Balaikota Padang, Selasa (24/11).

Menurut Walikota Padang, pengendalian inflasi daerah memang sangat urgen, karena berkaitan dengan kebutuhan bahan pokok kehidupan masyarakat. Tidak hanya itu, inflasi juga mempengaruhi neraca perdagangan bagi Kota Padang sebagai ibukota provinsi sehingga berimbas juga terhadap daerah lainnya.

“Kerja sama baik antar TPID , maupun antar SKPD sangat diperlukan agar  inflasi dapat terkendali, masing-masing daerah saling memenuhi kebutuhan pangan dan harga sembako tetap stabil,”kata Mahyeldi.

Lebih lanjut Wako Mahyeldi menambahkan, tiap-tiap daerah memang memiliki kelebihan terhadap hasil pangannya, seperti beras, cabe ataupun kebutuhan pokok lainnya. Dengan adanya kerja sama, tentu akan saling menutupi kekurangan bagi masing-masing daerah.

“Sementara Padang sendiri hanya bisa memproduksi hasil pangan sekitar 30 persen untuk kebutuhan masyarakatnya. Sedangkan 70 persen, membutuhkan pasokan dari luar. Maka persoalan ini perlu diatasi dengan komitmen antar daerah untuk saling memenuhi kebutuhan dengan pasokan yang lancar dan rutin,”imbuhnya.

Kabag Perekonomian Kota Padang, Edi Dharma menyebutkan, Rakor TPID diadakan sebagai evaluasi pelaksanaan TPID Kota Padang semester kedua tahun 2015. Di samping itu, kegiatan ini juga untuk mendapatkan solusi terkait permasalahan inflasi serta dengan rencana tindak lanjutnya.

“Kita memerlukan solusi pemenuhan kebutuhan pangan dari daerah lain yang dilihat surplus. Untuk itu, kami menginisiasi dengan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang ada di Sumbar,” sebut Edi.

Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Padang semester kedua tahun 2015 ini di Ruang Abu Bakar Jaar Balaikota Padang. Rakor ini juga dihadiri Asisten II Pemko Padang, Eyviet Nazmar, ketua TPID kabupaten/kota se Sumatera Barat.(der)

Berita Terkait

Leave a Reply