PADANG – Kota Padang dan Kabupaten Agam bergeser ke Zona Merah atau daerah dengan risiko tinggi. Peningkatan status tersebut setelah evaluasi dan perhitungan 15 indikator kesehatan masyarakat di dua daerah tersebut.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Barat Jasman Rizal menyampaikan hal itu, Minggu (20/9/2020) pagi.
“Berdasarkan evaluasi dan perhitungan dari 15 indikator Kesmas, terjadi perubahan zonasi daerah,” kata Jasman.
Dia menjelaskan, perubahan zonasi daerah tersebut mulai berlaku sejak tanggal 20 sampai tanggal 26 September 2020. Tanggal 27 September 2020 akan diumumkan lagi status zona daerah berdasarkan indikator yang telah ditetapkan.
Perubahan zona tersebut, dua daerah naik status ke Zona Merah yaitu Kota Padang dan kabupaten Agam.
Berdasarkan data perkembangan kasus positif Covid-19 GTPP Covid-19 Provinsi, Kota Padang dan Kabupaten Agam terus terjadi lonjakan.
Per hari kemarin (Sabtu, 19/9/2020), Kota Padang tercatat total kasus positif sebanyak 2.029 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.299 sudah dinyatakan sembuh, dan 51 orang meninggal dunia. Laporan sementara hari ini juga ada tambahan sebanyak 79 orang positif.
Sementara Kabupaten Agam, total kasus positif per hari Sabtu (19/9) tercatat 446 orang. Dari jumlah tersebut, 88 orang sudah dinyatakan sembuh, sedangkan kasus meninggal dunia sebanyak 7 orang. Informasi sementara, hari ini juga ada penambahan 4 kasus positif.
Berikutnya, sembilan daerah masuk dalam kategori Zona Orange atau risiko sedang. Yaitu Kota Bukittinggi, Payakumbuh dan Kota Sawahlunto.
Serta Kabupaten Padang Pariaman, Tanahdatar, Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Dharmasraya.
Delapan daerah masuk kategori risiko rendah atau Zona Kuning. Daerah tersebut adalah Kota Padangpanjang, Kota Solok, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Limapuluh Kota.
Serta Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Solok Selatan.
Dia mengingatkan, dengan telah ditetapkannya status tersebut, agar seluruh kabupaten dan kota dapat menyesuaikan seluruh aktivitas dengan protokol zona masing – masing.
“Sehingga upaya pencegahan penyebaran Covid-19 menjadi lebih efektif,” ujarnya.
Sementara itu, laporan sementara hari ini, Minggu 20/9/2020, berdasarkan laporan tim laboratorium ditemukan lagi 112 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Juga dikonfirmasi sementara 55 orang dinyatakan sembuh.
Jasman menerangkan, untuk rincian perkembangan secara detail akan diumumkan sore nanti. Termasuk jika ada pembaruan atau perbaikan data berdasarkan pelacakan rumah sakit pengirim sampel. (Febry)






