
PADANG- Sembilan orang mahasiswa jurusan Ilmu Politik Falultas Ilmu Sosial Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand) menyelesaikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Kamis (22/6/2023). Mahasiswa tersebut telah melaksanakan program magang MBKM selama lebih kurang empat bulan.
Dosen Ilmu Politik FISIP Unand, Aidinil Zetra menyebutkan, MBKM merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbud Ristek Dikti) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung di dunia kerja. Melalui program tersebut, mahasiswa bisa mengimplementasikan langsung pelajaran yang telah diperoleh di kampus serta mendapatkan pengalaman langsung di dunia kerja.
“Salah satu tempat magang yang dipilih adalah di Sektretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat, di mana diharapkan mahasiswa mendapatkan ilmu tentang kepemimpinan, bagaimana tata kerja sekretariat, mekanisme kerja DPRD secara kelembagaan maupun anggota serta pola-pola komunikasi anggota dewan kepada masyarakat konstituen dan sebagainya,” papar Aidinil.
Menurut Aidinil, beberapa program kerja penting tentang tata pemerintahan yang bisa dipelajari mahasiswa di kelembagaan DPRD seperti penyusunan Rancangan peraturan daerah (Ranperda). Mulai dari penyusunan naskah akademik, tahapan pembahasan internal DPRD dan pembahasan bersama pemerintah daerah, hingga konsultasi ke kementerian terkait.
“Mahasiswa bisa mempelajari dan mengenal dengan baik proses kerja DPRD sebagai unsur penyelenggaraan pemerintahan daerah, bagaimana melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, termasuk juga bagaimana fasilitasi sekretariat DPRD dalam mekanisme pelaksanaan tupoksi DPRD tersebut dan menyampaikan informasinya kepada masyarakat,” lanjutnya.
Sembilan mahasiswa Ilmu Politik FISIP Unand tersebut adalah, Naufal Ramadan, Natasya Oktavia, Febby, Zulbadrani, Gilang Brahmadan, Yasmin Azahra, Geby Melsa Orada, Zifa Indah Pratiwi, Rizki Nelma Hendra Putra. Mereka menjalani selama empat bulan yang dikonversikan kepada 20 Sistem Kredit Semester (SKS) tanpa penyetaraan dengan mata kuliah lain.
“Dari hasil evaluasi pelaksanaan program magang MBKM tersebut, pejabat pembina di Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat mengakui kinerja mahasiswa cukup bagus. Mahasiswa dinilai cepat memahami tugas yang diberikan serta memberikan kontribusi positif kepada pelaksanaan tugas sekretariat,” ungkap Aidinil.
Salah seorang mahasiswa yang mengikuti program MBKM di Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat, Naufal mengakui mendapatkan banyak penglaman selama masa magang. Naufal yang ditempatkan di bagian kehumasan mengatakan, banyak mengikuti kegiatan baik di dalam maupun mengikuti anggota DPRD turun ke daerah menjemput aspirasi masyarakat.
“Dengan banyaknya kegiatan yang diikuti, kami jadi mengetahui proses kerja anggota DPRD dalam menjalankan tupkosinya dalam bidang pembentukan peraturan daerah, penganggaran, pengawasan maupun menjemput dan menampung aspirasi masyarakat,” ujarnya. F






