
PADANG – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-38 tingkat Kecamatan Padang Barat resmi dibuka, Sabtu (3/3). Pembukaan MTQ yang dipusatkan di Masjid Al-Munawwarah Parak Karambia, Kelurahan Belakang Tangsi itu semarak karena didahului pawai kafilah dari sepuluh kelurahan.
Pembukaan MTQ Kecamatan Padang Barat ini dilakukan oleh Asisten Administrasi Setda Kota Padang Didi Ariyadi ditandai dengan pemukulan bedug. Didi Ariyadi didampingi Camat Padang Barat Eri Sendjaya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Kardinal serta para tokoh masyarakat.
Menurut Didi, selain ajang kompetisi, MTQ merupakan upaya penanaman nilai – nilai kitab suci Al·qur·an kepada generasi Islam. Dengan lebih mendalami kandungan kitab suci, diharapkan semakin tumbuh kehidupan yang religius di tengah masyarakat.
“MTQ bukan saja kompetisi tetapi adalah upaya mengaplikasikan nilai-nilai Al·qur·an bagi umat Islam,” katanya.
Seiring perkembangan pola pengaplikasian Al·qur·an, kata Didi, sistem menghafal juga sudah praktis. Saat ini telah dikenalkan juga program yang disebut “one day one juzz” yaitu menghafal atau setidaknya membaca 1 juzz Al·qur·an setiap hari.
“Semua itu diawali dengan kecintaan terhadap Al·qur·an itu sendiri. MTQ adalah salah satu wadah yang tepat menumbuhkan kecintaan kepada kitab suci tersebut,” paparnya.
Sementara itu, Camat Padang Barat Eri Senjaya mengatakan, MTQ tingkat kecamatan ini sekaligus menjadi ajang seleksi para qori dan peningkatan prestasi. Nantinya yang terbaik di tingkat kecamatan akan mewakili untuk tingkat Kota Padang.
“Ini juga ajang seleksi. Dari yang terbaik pada MTQ kecamatan akan mewakili ke tingkat kota,” sebutnya.
Ia berharap, prestasi pada MTQ tingkat Kota bisa lebih meningkat dan qori dari kecamatan Padang Barat bisa berprestasi untuk utusan ke provinsi dan nasional.
“Kita tentu berharap prestasi meningkat dan dari Padang Barat melahirkan qori hebat yang menjadi utusan sampai tingkat nasional,”imbuhnya.(der)






