
JAKARTA- Pertamina memastikan stok elpiji nasional, baik elpiji PSO maupun non PSO dalam kondisi aman. Seluruh rantai distribusi elpiji siaga 24 jam.
“Ketahanan stok elpiji nasional berada pada angka 16 hari, jauh di atas standar yang ditetapkan 11 hari. Pertamina siap memenuhi kebutuhan elpiji selama libur akhir tahun dan tahun baru,” ungkap Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman melalui siaran pers, Kamis (30/12/2021).
Dia menyebutkan, perkiraan peningkatan kebutuhan adalah 3 persen dari rata-rata harian normal. Untuk itu Pertamina telah menyiapkan stok yang aman untuk memenuhi kebutuhan elpiji untuk masyarakat.
Dia menambahkan, Pertamina telah menyiagakan Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) yang siaga 24 jam untuk melayani permintaan masyarakat. Sebanyak 48.207 agen dan outlet elpiji juga telah disiagakan selama libur akhir tahun dan tahun baru.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara online, Pertamina juga menyiagakak pelayanan Pertamina Delivery Service (PDS) 135. Pelanggan cukup memesan melalui telepon atau WhatsApp, agen Pertamina nanti yang akan mengirim elpiji ke rumah pelanggan. Pertamina juga menyediakan Program Tukar Tabung LPG 3 Kg ke Bright Gas.
Untuk mendukung kelancaran distribusi elpiji secara nasional, Pertamina telah menyiapkan rantai distribusi mulai dari depot, SPBBE, agen, pangkalan hingga outlet LPG. Pertamina telah menyiapkan 667 SPBBE, 4.152 agen PSO, 820 agen NPSO, 188.788 outlet PSO dan 34.534 outlet NPSO. Proses distribusi LPG nasional telah menggunakan teknologi digital yang dapat dimonitor secara realtime melalui Pertamina Integrated Command Center (PICC).
“Pertamina bisa dengan cepat mengantisipasi lonjakan permintaan LPG di suatu wilayah sehingga bisa mencegah terjadinya kelangkaan,” tandasnya. (Febry)






