
PADANG – Sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra Kota Padang melakukan aksi mosi tidak percaya terhadap Ketua DPC Gerindra Padang, Afrizal BAC. Puluhan orang tersebut mendatangi Kantor DPD Partai Gerindra Sumbar di Jalan Koto Marapak, Selasa (15//12).
Dalam aksi tersebut, PAC menilai Afrizal tidak menjalankan organisasi sesuai dengan AD/ART. Dikatakan, Afrizal tidak mampu menyelesaikan kisruh internal Partai Gerindra. Antara lain, kasus Erisman yang kebetulan kader Gerindra yang menjadi Ketua DPRD Padang.
Selain itu, massa menilai kurangnya komunikasi antara PAC dan DPC. “Selama kepimpinan Afrizal, banyak persoalan di internal partai yang belum terselesaikan. Untuk itu, kami menyampaikan mosi tidak percaya kepada Ketua DPC Gerindra,” tegas Jack Chadir, Koordinator Aksi tersebut.
Dari pantauan padangmedia.com, aksi demo yang awalnya berlangsung damai, tiba -tiba memanas dan berujung kisruh. Sempat terjadi aksi perang argumen dan pemukulan meja. Hal itu disebabkan adanya penolakan yang dilakukan oleh Ketua PAC Gerindra Padang Barat Anif Bakri, ketika beberapa orang pendemo berusaha memasuki kantor DPC Gerindra.
Aksi demo nyaris berujung bentrok karena pendemo berhasil masuk ke dalam kantor. Di dalam kantor, pendemo juga menginjak meja milik sekretriat DPC Gerindra Padang.
Sementara itu, Anif Bakri menilai aksi tersebut ditunggangi orang-orang yang memiliki kepentingan. “Kami melihat sejumlah massa yang berkumpul menggunakan mobil “Pekat IB”. Ini memang dikondisikan, bahwa aksi damai ini diduga telah dikondisikan oleh oknum tertentu untuk membersihkan nama H. Erisman. Karena, jika dilihat dari surat laporan aksi di pihak kepolisian, terdapat 8 pengurus PAC Gerindra Kota Padang yang akan melakukan aksi, tapi faktanya hanya 5 yang hadir dan Surat Keputusan (SK) Ketua PAC yang hadir saat ini juga diragukan karena yang bersangkutan diketahui sudah tidak lagi menjabat sebagai ketua PAC di tempatnya masing-masing,” ungkapnya.
Aksi damai dan dialog dari sejumlah PAC di kantor DPD Partai Gerindra Sumbar yang sempat memanas itu akhirnya dapat diredam oleh Kapolsek Padang Barat, Kompol. Sumintak. Aksi tersebut berakhir aman. (baim)






