
PADANGPANJANG – Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 110, Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang menggelar upacara di halaman Kantor Balaikota setempat dan ziarah ke Taman Makan Pahlawan Kusuma Sakti, Senin (21/5).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Pjs Walikota Padangpanjang Irwan S.Sos MM yang membacakan amanat dari Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara. Tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah ‘Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia di Era Digital’.
“Memperingati Harkitnas harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintahan, badan usaha, maupun masyarakat sendiri,” ucapnya.
Irwan menambahkan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia juga harus diletakkan dalam konteks pemerataan dalam pengertian kewilayahan agar bangsa ini bangkit secara bersama-sama dalam kerangka kebangsaan Indonesia.
Lebih lanjut, Irwan mengatakan, menurut perhitungan para ahli, sekitar dua tahun lagi akan memasuki sebuah era keemasan dalam konsep kependudukan, yakni bonus demografi yang menyuguhkan potensi keuntungan bagi bangsa karena proporsi penduduk usia produktif lebih tinggi dibanding penduduk non produktif.
“Oleh sebab itu, Presiden RI dalam berbagai kesempatan selalu mendorong dunia pendidikan bekerja sama dengan industri dan bisnis untuk mencari terobosan-terobosan baru dalam pendidikan yang berkaitan dengan keahlian dan ilmu terapan. Ini harus selalu diciptakan untuk memasok industri akan tenaga terampil yang siap kerja,” paparnya.
Irwan minta agar peringatan tahun ini dapat dimaknai di lingkungan masing-masing sesuai dengan lingkup tugas masing-masing dan semaksimal mungkin memfasilitasi peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Terutama generasi muda yang akan membawa kepada kejayaan bangsa di tahun mendatang.
‘Kami mengajak semua senantiasa memelihara, menumbuhkan dan menguatkan jiwa nasionalisme kebangsaan kita sebagai landasan dasar dalam mengisi dan melaksanakan pembangunan, menegakkan nilai-nilai demokrasi berlandaskan moral dan etika berbangsa dan bernegara, mempererat persaudaraan untuk mempercepat terwujudnya visi dan bangsa kita kedepan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ajaknya. (de)







