
SAWAHLUNTO – Sawahlunto optimistis bisa mencapai target tanam padi seluas 3.758 hektare selama 2019, hal itu mengingat curah hujan yang merata.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Sawahlunto Heni Purwaningsih menyatakan, awal tahun 2019 dengan curah hujanmerata melampaui target tanam Januari dari 143 hektare menjadi 159 hektare.
“Curah hujan tinggi dan merata sangat menentukan bagi petani turun ke sawah melakukan proses tanam. Air yang cukup menjadi penentu untuk awal proses tanam padi. Apalagi, dari 1.680 hektare lahan sawah, 918 hektare tadah hujan dan 762 hektare yang pengairan dengan irigasi,” sebut Heni.
Heni menambahkan, target luas tanam dan luas panen yang ditetapkan pemerintah cenderung terus meningkat mengacu pada pencapaian target tahun lalu.
“Mencapai target luas tanam dan luas panen sangat ditentukan upaya yang dilakukan petani. Memahami tantangan dan faktor yang menjadi penghambat bagi petani selama pra tanam, proses tanam dan pasca tanam,”
ulasnya.
Selama ini, jelasnya tantangan yang menjadi penghambat untuk mengejar target luas tanam padi dan luas panen selalu diakomodir dan dicarikan solusinya.
Sementara sarana dan prasarana yang menunjang seperti alat mesin pertanian (alsintan) disediakan untuk meningkatkan produksi gabah yang bermuara pada ketahanan pangan.
“Mudah-mudahan target tanam dan target panen dapat dicapai dan tetap bisa mempertahankan surplus beras di kota ini. Kita berharap, curah hujan merata selama rentang tahun ini,” pungkasnya (tumpak)






