
PADANGMEDIA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Agam menggelar rapat paripurna penyampaian nota penjelasan Bupati Agam tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Agam tahun 2018, Rabu (27/3/2019).
Rapat yang digelar di aula utama DPRD setempat itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Agam Taslim dan dihadiri langsung oleh Bupati Agam Indra Catri, Asisten I Sekab Agam Rahman, Anggota DPRD, Kepala OPD, Kepala Bank Nagari Cabang Lubuk Basung Tasman, BUMN/D.
Dalam penyampaiaan LKPJ tersebut, Bupati Agam mengatakan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Agam nomor 6 tahun 2017 perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Agam nomor 6 tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun 2016-2021, telah ditetapkan 9 prioritas pembangunan daerah yang menjadi pedoman bagi pemda dalam menyusun program kerja setiap tahunnya.
“Pelaksanaan program kerja dimaksud dipertanggungjawabkan dalam LKPJ yang secara garis besar memuat tentang capaian realisasi keuangan daerah dan capaian indikator kinerja 9 prioritas pembangunan daerah selama satu tahun,” ujarnya.
Ia menyebut, capaian realisasi keuangan daerah tahun anggaran 2018 dari sisi pendapatan daerah terealisasikan senilai 1 triliun 390 miliar 233 juta rupiah lebih atau 97,16 persen dari target yang ditetapkan senilai 1 triliun 430 miliar 853 juta rupiah lebih dan mengalami peningkatan sebesar 0,78 persen dari realisasi tahun 2017.
“Berdasarkan data statistik, tren pendapatan daerah terus mengalami peningkatan beberapa tahun belakang. Namun peningkatan tersebut belum mampu mengimbangi perkembangan kebutuhan dan tuntutan pembiayaan pembangunan yang harus belaksanakan. Kami terus berupaya meningkatkan pendapatan dan menggali sumber-sumber pendapatan baru,” jelasnya.
Dari capaian kinerja penyelanggaraan pemerintah berdasarkan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ditetapkan dalam RPJMD 2016-2021, secara garis besar kinerja 9 prioritas pembangunan daerah telah mencapai target pada tahun 2018. Hal ini dapat diidentifikasi dari capaian indikator sasaran kinerja masing-masing prioritas pembangunan. (fajar)






