Sambut Ramadan dan Lebaran, Pertamina Bentuk Satgas Rafico 2020
  • Home
  • Berita
  • Sambut Ramadan dan Lebaran, Pertamina Bentuk Satgas Rafico 2020

Sambut Ramadan dan Lebaran, Pertamina Bentuk Satgas Rafico 2020

PADANG – PT Pertamina membentuk Satuan Tugas Ramadhan, Idul Fitri dan Covid-19 (Rafico 2020). Satgas ini bertugas sejak tanggal 8 April hingga 8 Juni 2020 untuk memastikan kehandalan dan keselamatan distribusi energi ke masyarakat.

Unit Manager Comm, Rel & CSR Marketing Operation Region (MOR) I PT Pertamina, Roby Hervindo menyebutkan, pihaknya terus melakukan berbagai persiapan untuk memastikan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji aman untuk kebutuhan masyarakat. Seluruh layanan dilaksanakan dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

“Untuk Terminal Teluk Kabung yang menyuplai BBM dan Elpiji Sumbar, pencegahan Covid-19 dilakukan dengan melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh lokasi operasi. Setiap orang diwajibkan menenakan masker,” terang Roby melalui keterangan tertulis, Jumat (17/4/2020).

Selain itu, lanjutnya, seluruh pekerja termasuk awak mobil tangki (AMT) juga melaksanakan pemeriksaan Fit To Work (FTW) rutin sebelum memulai pekerjaan. FTW dilakukan untuk memeriksa kondisi AMT tetap sehat dan fit untuk bekerja.

“Meliputi pemeriksaan suhu tubuh, pernapasan, tekanan darah, denyut nadi, tes mata dan tes keseimbangan. FTW juga merupakan deteksi dini gejala COVID-19. Seluruh pekerja di FT Teluk Kabung juga sudah melakukan rapid test dan hasilnya negatif Covid-19,” lanjutnya.

Roby menjelaskan, satgas Rafico MOR I memprediksi peningkatan konsumsi BBM jenis bensin (Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) untuk Sumbar selama masa satgas sebesar 24 persen dari rata-rata konsumsi normal. Jumlahnya mencapai 2,2 juta liter per hari.

Adapun BBM jenis diesel (Biosolar, Dexlite dan Dex) diprediksi mengalami penurunan sekitar 15 persen dibanding konsumsi normal. Pertamina mengestimasi konsumsi BBM diesel selama Ramadhan dan Idul Fitri di Sumbar mencapai 912 ribu liter per hari. Turun dibanding konsumsi normal 1,07 juta liter per hari.

“Untuk elpiji, kami estimasi peningkatan konsumsi pada Ramadhan dan Idul Fitri 2020 sebesar 8 persen dari rata-rata konsumsi normal. Jumlahnya mencapai 120 ribu tabung per hari, meningkat dari rata-rata konsumsi normal 111 ribu tabung per hari,” ujar Roby.

Sementara itu, ketahanan stok BBM dan elpiji juga ditingkatkan. Stok BBM yang tersedia di FT Teluk Kabung mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Sumbar hingga 40 hari ke depan. Untuk elpiji, stok tersedia dapat mencukupi kebutuhan warga sampai 29 hari ke depan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Sumbar agar tidak perlu waswas. Pemenuhan kebutuhan BBM dan elpiji kami siapkan, dengan terus melaksanakan protokol pencegahan COVID-19. Masyarakat tak perlu menimbun BBM dan elpiji, karena persediaan mencukupi,” tutup Roby.*

Febry

Berita Terkait

Leave a Reply