
PADANG – PT Pertamina (persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) I menyiapkan tambahan ratusan ribu tabung elpjii untuk wilayah distribusi Sumatera Barat. Tambahan tersebut sebagai antisipasi meningkatnya permintaan seiring masuknya hari raya Idul Adha atau hari raya kurban tahun 2020.
Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR I Pertamina, Roby Hervindo menyebutkan, pihaknya menyiapkan tambahan fakultatif sebanyak 29,5 persen dari pasokan harian normal.
“Pertamina menyiapkan tambahan 154.720 tabung elpiji 3 kg sejak 29 Juli hingga 31 Juli 2020. Sehingga konsumsi elpiji bersubsidi untuk bulan Juli diperkirakan mencapai lebih dari 2,6 juta tabung,” ungkap Roby, Rabu (29/7/2020).
Dia menerangkan, penambahan fakultatif elpiji bersubsidi tersebut dilakukan melalui 107 agen yang ada di Sumatera Barat. Pertamina juga mengimbau agar masyarakat dapat membeli elpiji bersubsidi di pangkalan resmi Pertamina.
“Selain produknya terjamin, harganya pun dipastikan sesuai Harga Eceran Tertingi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah setempat sebesar Rp17.000,” ujarnya.
Selain memastikan pasokan elpiji 3 kg subsidi aman, Pertamina juga pastikan kebutuhan elpiji non subsidi Bright Gas terpenuhi. Agen dan SPBE pun siap memenuhi permintaan Bright Gas oleh masyarakat.
Pertamina memastikan ketersediaan elpiji dan BBM menjelang dan selama Idul Adha 1441 Hijriah ini. Stok elpiji dan BBM tersedia mencukupi kebutuhan masyarakat Sumbar. “Stok elpiji yang tersedia, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 25 hari kedepan,” terangnya.
Sementara BBM jenis bensin (Pertamax Series, Pertalite, dan Premium) tersedia hingga 14 hari kedepan. Begitu pula dengan BBM jenis diesel (Biololar & Dex Series), pasokan tersedia untuk memenuhi kebutuhan hingga 30 hari kedepan. Sedangkan stok Avtur ketersediaannya hingga 159 hari ke depan.*






