
PADANG – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang dalam waktu dekat akan memperbaiki saluran drainase di Kelurahan Kampung Pondok Kecamatan Padang Barat, khususnya saluran drainase yang berada di dalam rumah warga Pasar Tanah Kongsi.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pemanfaatan Sumber Daya Air (PSDA) PU Padang, Fadel saat melakukan tinjauan ke Pasar Tanah Kongsi didampingi anggota DPRD Kota Padang Iswanto Kwara beserta Hongky Victor Ketua RT01/RW04 Tanah Kongsi.
“Salah satu program yang menjadi prioritas kita adalah penanganan drainase. Saat ini kita prioritaskan untuk kawasan Padang Barat dan Padang Utara,” ujarnya, Jum’at( 10/2) siang di sela peninjauan di kawasan Pasar Tanah Kongsi Kelurahan Kampung Pondok Kecamatan Padang Barat.
Fadel menyampaikan, dalam waktu dekat aliran drainase di bawah rumah warga dan saluran tersier di belakang Pasar Tanah Kongsi Kelurahan Kampung Pondok akan segera dibenahi. Pihaknya sudah melihat ke lokasi dan memang untuk saluran drainase di Tanah Kongsi agak unik karena termasuk kawasan kota tua. “Ada aliran drainase yang berada dalam rumah masyarakat dan itu sudah ada sejak zaman Belanda. Hal ini mungkin berbeda dari tempat lainnya. Namun, secara teknis pengerjaannya tetap sama nantinya,” jelasnya.
Dikatakan Fadel, mulai bulan Maret 2017, akan dilakukan perbaikan saluran drainase yang berada di dalam rumah warga tersebut. Perbaikan nantinya sekitar 140 meter yang anggarannya diambil dari dana aspirasi anggota DPRD Padang, Iswanto Kwara.
Sementara, Iswanto Kwara, Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PDIP mengatakan, masalah banjir di Kota Padang memang masalah klasik dan sudah terjadi sejak sekian lama. Saat ini, Pemko Padang memprioritaskan untuk untuk drainase. Untuk itu, ia berharap normalisasi drainase menjadi sesuatu yang harus secepatnya dilakukan.
Lebih lanjut disampaikan, semenjak awal menjadi anggota DPRD Padang tahun 2014 lalu, ia sudah memperjuangkan untuk perbaikan drainase di kawasan Pondok ini. Melalui dana aspirasi dewan, ia memfokuskan di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Kampung Pondok, Kelurahan Berok Nipah dan Kelurahan Belakang Tangsi.
“Untuk anggarannya karena tahun lalu program drainase tidak tekerjakan, maka untuk tahun ini melalui anggaran aspirasi dihibahkan sebesar 1 miliar,” sebut Iswanto.
Untuk kegiatan lainnya, juga ada betonisasi jalan. Namun, saat ini lebih fokus dulu untuk perbaikan drainase. “Saya berharap dengan cepat tanggapnya melalui Kabid PSDA PU Padang yang baru sekarang ini, semoga permasalahan di tanah kongsi Kelurahan Kampung Pondok ini bisa segera direalisasikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RT 01/RW 04 Tanah kongsi Kelurahan Pondok, Hongky Victor mengatakan, permasalahan banjir di daerah itu memang sudah cukup lama.
”Sebelumnya, kita sudah menyampaikan permasalahan ini melalui Musrenbang tingkat kelurahan dan kecamatan. Namun, tidak ada realisasi dari sana. Kemudian, kita melanjutkannya ke Musrenbang tingkat kota dan di sana ada titik terangnya. Namun, kita sayangkan hasilnya belum juga terealisasikan hingga kini,” katanya.
Menurutnya, ada sekitar 60 KK di kawasan tersebut. Semuanya betul-betul sudah sepakat agar pengerjaan perbaikan drainase segera dilaksanakan. “Tidak ada warga saya yang menolak. Kami sudah terlalu lama dan jenuh dengan keadaan banjir yang sudah jadi langganan setiap kali hujan menguyur kota Padang. Semoga dengan dilakukannya peninjauan oleh anggota DPRD Padang serta Kabid PSDA PU Padang kali ini, harapan kami dari warga Tanah Kongsi Kelurahan Pondok dapat segera terwujud,” harapnya. (baim)






