PADANG – Berangkat dari keprihatinan terhadap berbagai permasalahan bangsa, terutama yang menimpa perempuan dan anak-anak di Indonesia, sejumlah muslimah mendeklarasikan Organisasi Masyarakat (Ormas) Persaudaraan Muslimah yang disingkat Salimah pada tanggal 8 Maret 2000. Saat ini, setelah 15 tahun, Salimah sudah punya 1.183 pengurus kecamatan di 33 provinsi di Indonesia.
Ketua PP Salimah, Siti Faizah, saat berada di Padang, Minggu (16/8) mengatakan, Salimah dengan slogannya peduli perempuan, anak dan keluarga Indonesia punya visi untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak Indonesia. Untuk mewujudkan visi tersebut, Salimah menjalankan 12 program unggulan.
Di antaranya, Koperasi Jasa Keuangan Salimah (KJKS), Sekolah Ibu Salimah Terpadu, Gerakan Membaca Alquran, KOperasi Syariah Serba Usaha, Baitul Quran, Forum silaturahim Majelis Taklim, Pelatihan Kepribadian, Pos Peduli Anak Yatim, Pos Penanggulangan Musibah dan Bencana, Pelatihan Kepemimpinan, Gaya Hidup dan Salimah Cyber Team.
Siti Faizah yang hadir saat acara Majelis Taklim di Mushala Jalilul Akbar, Villa Anggrek, Air Dingin Padang mengaku bangga dengan sejumlah kegiatan serupa yang sudah dilakukan oleh warga di sana, seperti kawasan rumah pangan lestari, komunitas cinta alquran dan majelis taklim.
Terutama untuk kegiatan komunitas alquran, dinilai sangat penting. Karena, alquran sudah nyata sebagai petunjuk hidup manusia. “Mempelajari quran setiap hari tidak akan ada habisnya. Selain memperluas cakrawala ilmu, juga meningkatkan keimanan,” ujar Siti Faizah yang juga seorang hafizah ini.
Sementara, dalam situs Salimah.or.id, Siti Faizah mengatakan, Salimah terus berupaya menjadi salah satu komponen bangsa yang berkontribusi mencari jalan keluar bagi problematika tersebut, melalui pembinaan dan peningkatan kualitas perempuan, mengokohkan keluarga dan perlindungan anak. Menyelenggarakan pendidikan, melakukan aktifitas sosial dan membuat usaha di bidang ekonomi, koperasi dan kesejahteraan. (rin)






