Risa E Rustam: Pasar Modal Salah Satu Pintu Kesempatan Membangun Ekonomi
  • Home
  • Berita
  • Risa E Rustam: Pasar Modal Salah Satu Pintu Kesempatan Membangun Ekonomi

Risa E Rustam: Pasar Modal Salah Satu Pintu Kesempatan Membangun Ekonomi

Risa 2

JAKARTA- Direktur Keuangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Risa Effenita Rustam menegaskan, pintu kesempatan ekonomi harus terus diperluas, salah satunya adalah melalui pasar modal. Hal itu didasari kepada jumlah pengangguran di Indonesia masih sangat tinggi, sementara itu pasar modal bukan hanya milik mereka yang bermodal besar tetapi juga untuk semua orang yang berkemauan untuk belajar dan konsisten membangun masa depan.

Hal itu ditegaskan Risa saat membuka talkshow (gelar wicara) pada kegiatan Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025, Sabtu (18/10/2025). Menurutnya, semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk membangun ekonomi untuk kehidupannya.

“Pasar modal adalah salah satu pintu yang bisa dimasuki oleh siapapun untuk membangun ekonomi masa depannya,” kata Risa.

Risa mengungkapkan, data bulan Pebruari 2025 Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah orang Indonesia bekerja sebanyak 145,7 juta orang. Terdiri dari 96 juta pekerja penuh dan 49 juta pekerja tidak penuh, sementara tujuh juta orang masih dikategorikan sebagai pengangguran.

“Angka-angka ini mengingatkan pintu kesempatan ekonomi harus terus diperluas dan pasar modal adalah salah satu pintu yang dapat dimasuki oleh siapapun untuk memperbaiki masa depan finansialnya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Risa memaparkan beberapa hal terkait kondisi investor di pasar modal saat ini. Dia mengungkap, dalam beberapa tahun terakhir peta profesi investor di pasar modal Indonesia menunjukkan dinamika yang sangat menarik.

Data BEI mencatat, bahwa profesi investor dari kalangan pegawai atau karyawan meningkat 33 persen dari tahun 2023 menjadi hampir 39 persen tahun ini. Sementara itu, wirausaha juga tumbuh dari 15 persen menjadi 18 persen.

“Angka-angka ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan pasar modal sebagai sarana untuk menumbuhkan kesejahteraan dari hasil kerja keras mereka,” ujarnya.

Lebih menggembirakan lagi, kata Risa, pasar modal tidak hanya milik mereka yang bekerja di sektor formal. Akan tetapi juga terlihat ada partisipasi dari ibu rumah tangga, pelajar, hingga profesi lainnya yang mungkin tidak terbayangkan sebelumnya.

“Inilah bukti yang menunjukkan bahwa pasar modal memang benar-benar inklusif, membuka ruang bagi siapapun tanpa memandang profesi, latar belakang atau lokasi geografis dan lain sebagainya,” ujarnya.

Gelar wicara dalam rangkaian kegiatan CMSE 2025 yang bertajuk investasi saham untuk rakyat tersebut menurut Risa, membahas semangat besar CMSE tahun 2025 yang bertema Pasar Modal untuk Semua, Satu Pasar Berjuta Peluang.

Gelar wicara tersebut menghadirkan beberapa orang narasumber dari investor rakyat untuk membagikan pengalaman yang bisa menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. Narasumber yang dihadirkan antara lain Khairil Huda, seorang driver ojek online dari Aceh Selatan, Tutus Setyawan seorang guru PNS tuna Netra dari Surabaya, dan Hugo Reinhard PNS di Papua. Gelar wicara dipandu oleh Jurnalis Senior Andi F. Noya.

“Narasumber yang hadir ini membuktikan bahwa investasi tidak hanya milik mereka yang bermodal besar tetapi juga milik semua orang yang memiliki kemauan untuk belajar dan konsisten membangun masa depannya,” beber Risa.

Dia berharap melalui gelar wicara tersebut dapat menginspirasi semua orang untuk tertarik berinvestasi di pasar modal. Dengan demikian, berarti mereka sudah memanfaatkan kesempatan yang tersedia untuk membangun ekonomi untuk kehidupan masa depan.

CMSE 2025 merupakan rangkaian kegiatan dari peringatan 48 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia, yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

CMSE 2025 menjadi ajang temu bagi para pemangku kepentingan pasar modal Indonesia diselenggarakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia selama dua hari berturut-turut pada 17 – 18 Oktober 2025. CMSE 2025 menyajikan enam sesi kegiatan seminar dengan beragam topik yang menarik di pasar modal, serta dimeriahkan dengan doorprize dan hiburan, serta menghadirkan 95 tenant (88 booth) dari pelaku pasar/industri dan UMKM. */Desvy

Berita Terkait

Leave a Reply