Ringankan Korban Kebakaran, Bank Nagari Payakumbuh Bakal Restrukturisasi Hutang Pedagang Korban Kebakaran
  • Home
  • Berita
  • Ringankan Korban Kebakaran, Bank Nagari Payakumbuh Bakal Restrukturisasi Hutang Pedagang Korban Kebakaran

Ringankan Korban Kebakaran, Bank Nagari Payakumbuh Bakal Restrukturisasi Hutang Pedagang Korban Kebakaran

Bantuan bn

Payakumbuh –Selain memberikan bantuan mencapai belasan juta rupiah, Bank Nagari Cabang Payakumbuh dan Bank Nagari Syariah Cabang Payakumbuh bagi pedagang korban kebakaran Pusat Pertokoan Blok Barat Pasar Payakumbuh Selasa pekan lalu, Bank Nagari Cabang Payakumbuh juga akan membantu meringankan kredit/angsuran pedagang yang ikut jadi korban dalam peristiwa yang hanguskan ratusan toko, Palung dan lapak itu dengan melakukan Restrukturisasi hutang (penyesuaian ulang perjanjian pinjaman oleh bank atau lembaga keuangan untuk membantu debitur yang mengalami kesulitan finansial, bukan menghapus utang, tetapi meringankan beban cicilan dengan mengubah skema pembayaran, seperti memperpanjang tenor, menurunkan suku bunga, atau mengurangi tunggakan bunga, agar debitur dapat tetap memenuhi kewajibannya)

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bank Nagari Cabang Payakumbuh, Afrizon usai menyerahkan bantuan dan meninjau langsung lokasi kebakaran.

” Iya, saat ini terhadap korban kita akan restrukturisasi dan tangguhkan terhadap pokok dan bunganya, hal itu kita mulai bulan ini,” sebut Kepala Cabang Bank Nagari Payakumbuh, Afrizon didampingi Direksi Bank Nagari Pusat, dt. Ronni Adrian dan Kepala Cabang Bank Nagari Syariah, Dewi Purnama, Rabu sore 3 September 2025.

Lebih jauh Afrizon mengatakan, jumlah pedagang korban kebakaran yang menjadi Nasabah Bank Nagari Payakumbuh mencapai puluhan orang, namun yang terdampak belasan orang.

” Nasabah kita Pedagang yang menjadi korban kebakaran mencapai puluhan orang, namun yang terdampak belasan orang,” tambahnya.

Afrizon menjelaskan, saat ini Bank Nagari Cabang tengah melakukan pendataan terhadap kondisi korban kebakaran yang terdampak.

” Saat ini kawan-kawan di Cabang tengah melakukan pendataan pedagang yang terdampak, apakah dampaknya sedang, parah atau seperti apa, semuanya,” tukuknya.

Sementara terkait peluang diberikannya kredit tambahan, Afrizon menyebut akan melihat perkembangan kedepannya.

” Terhadap peluang kedepan, apakah ditambah atau tidaknya tergantung kepada kemampuan masing-masing nasabah untuk membayar.”tutupnya. (Ady)

Berita Terkait

Leave a Reply