PADANG – Sebanyak 12 ribu guru di Kota Padang Sumatera Barat mengikuti Gerak Jalan Santai (GJS) dalam rangka memperingati HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 71, serta memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2016.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansarullah di Danau Cimpago Padang ditandai dengan mengibarkan bendera pataka untuk pelepasan peserta gerak jalan dari Cimpago sampai ke Hotel Pangeran, Minggu (20/11).
Selain GJS, Dinas Pendidikan Kota Padang juga mengadakan pertandingan bola voli antar Guru, badminton, Solo Song, MTQ, kreativitas pembelajaran, seminar tentang pendidikan serta donor darah yang dilaksnakan pada peringatan HUT PGRI tanggal 26 mendatang.
Wali kota Padang, Mahyeldi Ansarullah dalam arahannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh guru sekota Padang. Dimana peringkat mutu pendidikan naik dratis meningkat dari tahun sebelumnya, karna semuanya itu berkat dari guru.
Dengan itu para guru telah menunjukan kemampuan untuk meningkatkan eksitensi sebagai guru pendidik, menjadikan Dinas pendidikan sebagai organisasi tempat untuk mewujudkan kota padang sebagai kota pendidikan dan menjadikan kota padang kota bersih, ujar Mahyeldi saat berikan arahan.
Pada kegiatan tersebut mengusung tema “Membangkitkan kesadaran kolektif guru serta meningkatkan mutu pendidikan.
Dikatakan, pada dasarnya keberadaan guru bukan hanya diabadikan dalam pendidikan saja, akan tetapi didalam alquran disebutkan juga guru dalam mendidik. Inilah keistimewaan para guru memberikan manfaat ilmu pendidikan kepada semua orang, terutama bagi anak didiknya dengan dedikasi dalam membangun anak bangsa.
Disisi lain, di era tahun 2035 yang akan datang dari sekarang kita sudah memulai menciptakan generasi muda menjadi calon pemimpin, ini kesempatan emas bagi kita menunjukan kepada bangsa lain, bahwa generasi muda di indonesia masih banyak dibandingkan dengan negara lain mereka hanya mempunyai generasi tua.
Ia berpesan berikan perhatian khusus kepada anak didik kita dengan sungguh – sungguh sebagai generasi muda yang akan melanjutkan perjuangan generasi tua, jangan berikan didikan yang menyesatkan mereka, paling terpenting melakukan solidaritas dan kekompakan antar sesama guru, sehingga apa yang dicita-citakan dapat terwujud khususnya generasi muda kota padang, tutupnya (ers).






