PESSEL- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Muhayatul brkunjung ke Nagari Binjai Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu (23/2/2025). Kunjungan ke daerah pemilihan itu dilaksanakan memanfaatkan masa istirahat bersidang (reses) masa persidangan kedua tahun 2024-2025.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat daerah pemilihan Pesisir Selatan dan Mentawai itu menyampaikan, melalui kunjungan di masa reses pihaknya mendapat kesempatan untuk bertemu dengan konstituen. Selain untuk bersilaturahim, tentunya kunjungan itu dimanfaatkan untuk menjaring aspirasi masyarakat.
“Melalui kunjungan ini selain bertatap muka dengan masyarakat sekaligus untuk menjaring berbagai aspirasi untuk diperjuangkan masuk ke dalam program pembangunan yang akan didanai melalui APBD provinsi,” kata Muhayatul.
Ketua Fraksi PAN yang juga anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat itu menegaskan, melalui kunjungan langsung bisa diketahui kondisi masyarakat dan menampung aspirasi. Dengan demikian bisa ditindaklanjuti sehingga program pembangunan dan kegiatan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam pertemuan dengan masyarakat yang juga dihadiri oleh penjabat (Pj) Wali Nagari Binjai Tapan Miftahuddin dan Camat Ranah Ampek Hulu Tapan Agnes Deno Arnas itu, Muhayatul menyampaikan Pesisir Selatan khususnya Ranah Ampek Hulu Tapan merupakan daerah yang berpotensi besar di sector pertanian, perkebunan perikanan.
“Meski demikian, kebutuhan sarana prasarana infrastruktur jalan, jembatan dan jaringan irigasi tentunya harus diperhatikan agar seluruh sektor potensial tersebut bisa digarap secara optimal,” ungkap Muhayatul.
Selain itu, lanjutnya, sektor Pendidikan dan Kesehatan juga harus mendapat perhatian, seluruh potensi perekonomian juga harus dibenahi agar memberikan manfaat lebih besar lagi untuk kesejahteraan masyarakat.
Muhayatul menyampaikan, seluruh aspirasi masyarakat yang berhasil dihimpun dalam kunjungan masa reses akan diperjuangkan untuk masuk ke dalam program pembangunan melalui pokok-pokok pikiran DPRD. Hal itu merupakan tanggung jawabnya sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat yang mewakili Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Kepulauan Mentawai.
“Kami berharap dukungan dari seluruh pihak agar aspirasi masyarakat yang kami himpun dapat direalisasikan melalui Pokir sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai anggota DPRD provinsi yang mewakili Pesisir Selatan dan Mentawai,” ungkapnya. F







