SAWAHLUNTO – Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2016 Kota Sawahlunto mulai disosialisasikan di empat kecamatan kota itu. Sosialisasi diawali di Kecamatan Lembah Segar dan Silungkang, Selasa (22/9) lalu. Sementara, untuk Kecamatan Barangin serta Talawi akan digelar, Selasa (29/9) nanti.
Kepala Bappeda Sawahlunto, Andi Rastika menyatakan, sosialisasi RAPBD 2016 tersebut terkait dengan program pembangunan yang akan dilakukan sekaligus bisa menerima masukan dari masyarakat. Sosialisasi juga sebagai upaya dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam perencanaan pembangunan.
Menurutnya, di setiap sosialisasi, akan diundang partisipasi warga melalui tokoh masyarakat, kepala desa, lurah, dusun dan RW serta komponen lembaga desa dan kelurahan. “Beberapa kegiatan yang ada di SKPD nanti akan dilimpahkan ke desa, sehingga tidak terjadi tumpang tindih kegiatan. Terutama kegiatan pembangunan infrastruktur,” sebutnya saat sosialisasi di Kecamatan Lembah Segar, kemarin.
Lebih jauh dikatakannya, di tahun 2016, diperkirakan pendapatan Kota Sawahlunto mencapai 544 miliar rupiah dengan sumber dana terbesar berasal dari pusat. Sementara, Belanja Daerah dengan total 629,2 miliar rupiah. Dari total pendapatan tersebut, sekitar 10 persen dialokasikan untuk pembangunan desa/kelurahan atau sebesar Rp44 miliar yang terdiri dari Rp8,1 miliar dana untuk 27 desa dan sisanya Rp35,9 miliar dibagi untuk 27 desa dan 10 kelurahan, jelasnya.
Dengan dana sebesar itu, sebutnya, masing-masing desa di tahun mendatang diperkirakan minimal akan mendapat dana sebesar Rp1,3 miliar sampai Rp1,4 miliar. Dana ini bisa dikatakan sangat besar untuk pembangunan desa, sehingga Pemko merencanakan akan ada pelimpahan wewenang.
Usai pembukaan acara sosialisasi tersebut diberikan kesempatan kepada peserta memberikan masukan dan berbagai pertanyaan dan saran. (tumpak)






