
PADANGPANJANG – Salah satu inovasinya dalam percepatan, pencegahan dan penurunan angka stunting di Kota Padangpanjang, resmi diluncurkan UPTD Puskesmas Bukit Surungan (Busur), Rabu (25/1).
Kepala UPTD Puskesmas Busur, Yusri Yanti, S.TR.Keb mengatakan, inovasi yang diberi nama Sikamek Ceting (Inovasi Klinik Tumbuh Kembang Anak Cegah Stunting) tersebut, berfokus kepada para ibu hamil dan 1000 hari pertama kehidupan (hpk) anak.
“Jadi nanti akan ada dua dokter spesialis dari RSUD yang memberikan pelayanan terhadap masyarakat, baik ibu hamil dan perkembangan 1000 hari pertama kehidupan anak,” katanya.
Yanti menyebutkan Sikamek Ceting akan beroperasi selama dua hari dalam sebulan setiap minggu pertama Rabu dan Kamis. Hal ini guna memberikan pelayanan terhadap ibu hamil dan anak balita dengan masalah tumbuh kembang.
“Semoga dengan adanya inovasi ini dapat mempercepat serta menurunkan angka stunting di wilayah kerja puskesmas Bukit Surungan dan Kota Padangpanjang pada umumnya,” sebut Yanti.
Sementara itu, kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) yang diwakili Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Rahmaisa, SKM yang meluncurkan program ini menyambut baik inovasi yang dilakukan Puskesmas Busur dalam penurunan dan pencegahan stunting.
“Inovasi ini jangan hanya sekedar launching yang hangat di depan, tapi dingin ke belakang. Jadi kami harap kegiatan di klinik Sikamek Ceting ini harus kontinu dan berkesinambungan serta lakukan evaluasi berkala, di mana kekurangannya dan apa target yang belum tercapai,” ucapnya.
Ia berharap inovasi ini akan berjalan dengan baik sehingga upaya Kota Padangpanjang dalam percepatan, pencegahan dan penurunan stunting juga dapat memberikan hasil yang memuaskan dan sesuai dengan harapan. (de)







