Pubex Live, Semester Pertama 2022 BMHS Gandakan Jumlah Rumah Sakit
  • Home
  • Berita
  • Pubex Live, Semester Pertama 2022 BMHS Gandakan Jumlah Rumah Sakit

Pubex Live, Semester Pertama 2022 BMHS Gandakan Jumlah Rumah Sakit

Image

JAKARTA- Sepanjan semester pertama tahun 2022, PT Bundamedik Tbk dengan kode emiten BMHS telah berhasil meningkatkan jumlah rumah sakitnya menjadi dua kali lipat (year on year/ yoy). BMHS memantapkan langkah menuju kesuksesan ekspansi, diiringi kenaikan ketersediaan jumlah tempat tidur di seluruh rumah sakit naungannya.

Siaran Pers BMHS dalam Public Expose (Pubex) Live 2022, Senin (12/9/2022) hingga kini BMHS berhasil menambah empat rumah sakit baru. Pertama RSIA Azzahra di Palembang, RSU Citra Harapan Bekasi, RSIA Pusura Tegalsari Surabaya dan terakhir RSJP Paramarta di Bandung.

Dalam siaran pers yang disampaikan Corporate Secretary PT Bundamedik Tbk Josephine Tobing tersebut, saat ini BMHS menjadi ekosistem terintegrasi. Melingkupi 9 RS Bunda Group, 10 klinik bayi tabung morula, 126 klinik satelit fertilitas Klinik Fertilitas Indonesia, 40 outlet diagnos, lebih dari 150 jejaring klinik layanan primer klinik pintar, tim evakuasi medik ER dan layanan wisata medis IMTB.

“Sepanjang semester pertama tahun 2022 berhasil menambah empat rumah sakit dalam ekosistem BMHS, tumbuh dua kali lipat (yoy). Pertumbuhan tempat tidur pun naik 54 persen dari 414 tempat tidur di semester pertama tahun 2021 (1H21) menjadi 639 tempat tidur di 1H22,” kata Josephine.

Dia menyebutkan, pertumbuhan rumah sakit yang signifikan tersebut juga seiring peningkatan pasien non-Covid yang sudah kembali mulai berobat ke rumah sakit khususnya untuk bedah efektif. Jumlah pasien rawat inap dan pasien rawat jalan tercatat masing-masing naik 42 persen dan 12 persen (yoy). Untuk bedah efektif, pertumbuhannya tercatat naik hingga 41 persen.

Josephine menyebutkan, target ekspansi rumah sakit sudah terpenuhi di semester pertama. Sementara untuk Morula IVF dan Diagnos akan melanjutkan rencana ekspansi untuk tahun 2022. Menurutnya, Morula IVF dan Diagnos makin memperkuat ekosistem layanan kesehatan di BMHS.

Lebih jauh menurutnya, memasuki masa transisi pandemi ke endemi yang diiringi pendapatan dari Covid-19 yang sudah ternormalisasi, performa lini-lini bisnis utama BMHS terus menguat. Secarta umum, selama periode semester pertama tahun 2022, BMHS mampu mempertahankan peningkatan pendapatan non-Covid dengan pertumbuhan sebesar 9 persen (yoy).

“Dibandingkan dengan periode sebelum pandemi, tepatnya semester pertama tahun 2019, pendapatan terkonsolidasi BMHS selama semester pertama tahun 2022 tercatat naik sebesar 55 persen,” paparnya.

Dia menerangkan, margin EBITDA selama semester 1 tahun 2022 di luar Diagnos dan layanan terkait Covid-19 naik 1 poin menjadi 18 persen (yoy). Dibanding pendapatan nett dikurangi jasa medis dokter maka EBITDA margin berada di nilai 23 persen selama periode tersebut.

Dengan capaian tersebut, BMHS akan fokus merealisasikan pengembangan bisnis inti yang berkelanjutan. Komisaris Utama BMHS Ivan Sini menegaskan, terlepas dari perubahan situasi pandemi, pihaknya selalu siap dengan fundamentalis yang kuat dan persiapan matang. Perusahaan tetap fokus kepada tiga pilar strategi prioritas untuk terus mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan selama tahun 2022 yaitu perluasan ekosistem, penguatan bisnis inti dan pendalaman kemitraan strategis.

“Dengan tiga pilar tersebut kami menargetkan pertumbuhan pendapatan non-Covid sebesar 20 persen sampai 30 persen dengan pertumbuhan EBITDA 1 persen setiap tahun,” ujarnya.

Terkait strategi pertumbuhan bisnis di tahun 2022, Ivan menjelaskan, dari sisi penguatan bisnis inti, perusahaan akan fokus kepada transformasi customer journey (pengalaman pasien) dalam mendapatkan pelayanan di ekosistem BMHS.

Kemudian, menambah kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan Universitas Indonesia, BMHS juga mendapatkan akreditasi internasional ACHS. Menurut Ivan, hanya ada tiga rumah sakit di Indonesia yang mendapatkan akreditasi tersebut, dimana dua diantaranya adalah jaringan rumah sakit Bunda.

Dari sisi pendalaman kemitraan strategis, BMHS juga terus meningkatkan cakupan kerja sama dengan sejumlah mitra terdepan di sektor layanan kesehatan termasuk dengan jaringan klinik berbasis digital. Sedangkan dalam hal perluasan ekosistem, BMHS juga tengah fokus meningkatkan standarisasi rumah sakit yang telah diakuisisi.

Direktur Utama BMHS Mesha Rizal Sini menambahkan, sebagai perusahaan yang telah berkecimpung selama 49 tahun di sektor layanan kesehatan, pihaknya selalu mengedepankan strategi pertumbuhan bisnis berkelangsungan yang didorong layanan kesehatan terintegrasi dan berstandarisasi tinggi.

“Kami berharap perluasan ekosistem BMHS yang terus berjalan cepat dapat turut membawa dampak bola salju dalam menghadirkan standarisasi layanan kesehatan berkualitas, terdepan dan terpercaya bagi masyarakat,” tutupnya.

Pubex Live 2022 diselenggarakan sebagai upaya penyebaran informasi terkini atas Perusahaan Tercatat kepada investor, serta dapat membantu pemenuhan kewajiban oleh Perusahaan Tercatat. PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah menyelenggarakan rangkaian acara tersebut sejak tahun 2019.

Pada tahun ini, PUBEX LIVE 2022 kembali diselenggarakan dalam rangka memperingati 45 Tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia, disiarkan secara real time melalui fasilitas webinar. Dilaksanakan sejak tanggal 12 sampai 16 September 2022 secara virtual, sehingga dapat disaksikan dan diikuti secara langsung oleh investor dari seluruh Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, investor dapat mengetahui kinerja dan rencana Perusahaan Tercatat, serta dapat berinteraksi dengan Manajemen Perusahaan Tercatat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam menentukan keputusan investasinya. (Fe)

Berita Terkait

Leave a Reply