AGAM – Mengingat akan dampak yang ditimbulkan dari bencana kabut asap, bantuan sebanyak 12.000 lembar masker dan enam unit tabung oksigen diterima Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Tiku Lima Jorong, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Bantuan tersebut diberikan oleh PT Mutiara Agam dan diserahkan secara simbolis oleh Pimpinan Perusahaan PT Mutiara Agam, Vidarta Rasyid dan Community Development Officer (CDO) PT Mutiara Agam, Mulyadi di SDN 24 Muaro Putuih, Kamis (29/10).
Vidarta Rasyid mengatakan, bantuan masker sebanyak 12.000 lembar dan enam unit tabung oksigen ini diserahkan kepada SDN 24 Muaro Putuih, SDN 32 Antokan, SDN 09 Masang, SDN 31 Translok, SDN 13 Ujung Labung dan SMPN 3 Muaro putuih.
“Masker ini langsung kita serahkan kepada siswa di sekolah itu. Sementara, tabung oksigen diserahkan kepada sekolah. Sisanya, masker tersebut akan diserahkan kepada warga. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi siswa dan juga masyarakat,” katanya.
Vidarta Rasyid menuturkan, dana bantuan yang berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Mutiara Agam ini merupakan bantuan tahap pertama bagi sekolah yang berada di ring satu atau lokasi yang terdekat dari perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan sawit tersebut. Apabila kondisi udara masih seperti ini, maka PT Mutiara Agam akan memberikan bantuan kepada siswa dan masyarakat yang berada di daerah lain.
“Kita akan melakukan koordinasi dengan Camat Tanjung Mutiara terkait bantuan tahap kedua apabila kabut asap masih pekat,” katanya.
Sementara itu, Guru SDN 24 Muaro Putuih, Sardiman mengucapkan terima kasih kepada Manajemen PT Mutiara Agam yang telah memberikan bantuan masker dan tabung oksigen.
“Bantuan ini akan kita serahkan kepada 138 siswa dan tabung oksigen ini akan kita manfaatkan apabila ada siswa dan warga sekitar yang menderita sesak nafas akibat kabut asap,” katanya. (fajar)






