PSU di Dua TPS Kota Padang, Partisipasi Pemilih Turun Drastis
  • Home
  • Berita
  • PSU di Dua TPS Kota Padang, Partisipasi Pemilih Turun Drastis

PSU di Dua TPS Kota Padang, Partisipasi Pemilih Turun Drastis

Pilkada (1)
PADANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) terpaksa menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Padang, Minggu (13/12). PSU tersebut terpaksa digelar setelah rekomendasi dari Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Padang karena adanya kesalahan dalam pelaksanaan pemilihan gubernur- wakil gubernur (Pilgub) Sumatera Barat 2015, Rabu 9 Desember lalu.

Dua TPS di Kota Padang yang menggelar PSU tersebut adalah di TPS 17 Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto Kecamatan Koto Tangah dan TPS 05 Kelurahan Kampuang Lapai Kecamatan Nanggalo. TPS 17 Koto Panjang Ikua Koto Kecamatan Koto Tangah diulang karena adanya pemilih menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) luar Kota Padang tanpa dilengkapi Form A5 sebagai bukti pindah memilih. Sedangkan di TPS 05 Kampuang Lapai diulang karena kesalahan pemilih mencoblos di TPS lain, bukan di TPS terdaftar sebagai pemilih.

Diulangnya pemilihan di dua TPS tersebut ternyata tidak berdampak baik terhadap partisipasi pemilih. Di TPS 17 Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto Kecamatan Koto Tangah, dengan jumlah pemilih terdaftar 216 orang, pada pemilihan ulang yang hadir hanya 128 orang, sementara pada pemilihan pertama Rabu (9/12) lalu yang hadir 138 orang.

Kondisi di TPS 05 Kampuang Lapai, malah lebih buruk. Dari 254 pemilih terdaftar, pada saat pemilihan ulang yang datang ke TPS hanya 97 orang. Kondisi ini jauh turun dari pemilihan pertama lalu sebanyak 175 orang. Turunnya partisipasi pemilih ini diakui oleh Al Imran, anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Nanggalo.

“Dibanding saat pemilihan pertama lalu, partisipasi pemilih pada pemilihan ulang ini memang turun,” akunya.

Sementara itu, melirik perolehan suara pasangan calon gubernur- wakil gubernur, di TPS 17 Koto Panjang Ikua Koto terlihat pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 Muslim Kasim – Fauzi Bahar (MK-FB) memperoleh 45 suara dan Paslon nomor urut 2 Irwan Prayitno- Nasrul Abit (IP-NA) unggul dengan perolehan 83 suara. Dibanding hasil perolehan masing-masing Paslon pada pemungutan awal, suara MK-FB justru turun, sedangkan suara IP-NA menjadi naik. Awalnya, MK-FB mendapatkan 66 suara dan IP-NA 70 suara.

Di TPS 05 Kampuang Lapai, perolehan suara MK-FB dan IP-NA sama-sama turun karena jumlah pemilih hadir juga menurun drastis. MK-FB hanya memperoleh 10 suara, turun dari pemilihan awal yang mendapat 46 suara. Untuk IP-NA, jumlah suaranya berkurang dari sebelumnya 122 suara menjadi 87 suara. (feb)

Berita Terkait

Leave a Reply