
SAWAHLUNTO – Proyek lanjutan pembangunan kawasan objek wisata Cemara di Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto terbilang molor. Pekerjaan yang dilaksanakan CV Dwi Konstruksi itu masih dalam pengedaman.
Terkait lambannya pekerjaan senilai Rp1,2 miliar dengan kontrak nomor:03/PPK-KPC/Dispora/SWL-2017 itu tak ditampik Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Def Efrianto.
“Pekerjaan sempat terkendala karena ada ruas jalan di atas pekerjaan ini longsor sehingga mengganggu pelaksanaan tahapan pekerjaan,” sebut Def Efrianto, Kamis (15/9).
Staf pelaksana pekerjaan CV Dwi Konstruksi, Mulya Tri Venanda membenarkan kalau ada ruas jalan diatas kawasan pekerjaan dengan pelaksanaan waktu 140 hari kerja ini. Menurutnya, pekerjaan itu mengalami gangguan karena ada jalan yang longsor serta beronjong penahan.
“Tak tau persis berapa persen pekerjaan yang terlaksana atau terbilang lambannya pekerjaan. Saya hanya penanggung jawab logistik serta bahan kebutuhan proyek ini,” jelas Mulya Tri Venanda.
Mulya Tri Venanda mengaku kurang mengetahui secara pasti berapa persen volume pekerjaan. Ia mempersilahkan untuk bertanya pada pimpinan atau pelaksana CV Dwi Konstruksi. (tumpak)






