Program Kampung Produktif di Sawahlunto Mulai Redup
  • Home
  • Berita
  • Program Kampung Produktif di Sawahlunto Mulai Redup

Program Kampung Produktif di Sawahlunto Mulai Redup

SAWAHLUNTO – Program kampung produktif yang digalkkan pemerintah kota Sawahlunto beberapa tahun lalu mulai redup. Bahkan di salah satu kawasan di desa Santur Kecamatan Barangin program usaha pemberdayaan ekomoni kerakyatan ini  sudah tak jalan lagi.

Terkait tak jalannya program pemerintah kota Sawahlunto yang sempat menerima penghargaan Sindo Weekly Government Award 2016 sebagai Kota Terbaik Bidang Ekonomi Kreatif‎ itu tak ditampik Kepala Desa Santur  Sri Adianto .

“ Kegiatan program kampung produktif di desa beberapa tahun ini tak jalan lagi. Namun, semua mesin dan alat usaha bantuan pemerintah yang diberikan masih ada di kawasan kampong produktif Kayu gadang” sebut Sri Adianto Rabu (22/1/2020)

Dia belum dapat memastikan apakah program ini akan dilanjutkan serta dilakukan kembali atau terhenti.

“ kalau memang kegiatan ini tak dijalankan atau masyarakat tak lagi melakukan unit usahanya, tentu semua bantuan peralatan akan diserahkan kembali kepada pemko” sebut Kades.

Sebelumnya, program kampung produktif tersebut gencar dilakukan pemerintah kota ini, setidaknya kampung produktif yang  telah diresmikan yaitu Dusun Luak Badai untuk kerajinan songket, Dusun Kayu Gadang dengan produksi sepatu.

Sedangkan di Desa Sikalang melalui usaha konfeksi, Desa Rantih dengan program desa wisata dan Desa Tumpuak Tangah dengan produksi ayaman bambu. (tumpak)

Berita Terkait

Leave a Reply