Program E-Warung di Kelurahan Balai Gadang Berjalan Baik
  • Home
  • Berita
  • Program E-Warung di Kelurahan Balai Gadang Berjalan Baik

Program E-Warung di Kelurahan Balai Gadang Berjalan Baik

Lurah Balai Gadang, Zulpadli bersama salah seorang stafnya, Otniel saat berada di salah satu rumah warga. (rin)
Lurah Balai Gadang, Zulpadli (kanan) bersama salah seorang stafnya, Otniel saat berada di salah satu rumah warga. (rin)

PADANG – Setelah hampir dua bulan pelaksanaan, program warung elektronik atau e-warung di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, berjalan sangat baik. Setelah diresmikan oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa pada 2 Agustus 2016 lalu, masyarakat penerima PKH (Program Keluarga Harapan) di kelurahan itu sudah bisa menikmati layanan e-warung.

Lurah Balai Gadang, Zulpadli kepada padangmedia.com, Selasa (20/9) mengatakan, terdapat 206 Kepala Keluarga yang masuk PKH. Mereka sudah mulai menggunakan fasilitas kartu elektronik untuk berbelanja di e-warung.

“Jadi pelaksanaannya, ada satu warung yang ditunjuk sebagai pelaksana. Di sana, masyarakat penerima PKH dapat berbelanja sesuai kebutuhannya masing-masing dengan menggunakan kartu elektronik. Sebelumnya, mereka telah diajarkan bagaimana menggunakan kartu elektronik tersebut,” ujarnya.

Dikatakan, masyarakat penerima PKH yang biasanya harus antri menerima bantuan sosial (bansos), kini tak lagi. Mereka tinggal membawa kartu elektronik ke sebuah warung yang ditunjuk dan menekan pinnya. Di warung itu, penerima bansos tinggal menekan pin yang dimiliki dan boleh memilih barang-barang apa yang dibutuhkan. Atau, mereka bisa menyimpang uangnya dulu.

e-Warung adalah salah satu program Kemensos. Dengan adanya E-Warung, masyarakat penerima bansos tidak perlu lagi antre mencairkan bantuan itu karena mereka bisa berkomunikasi dengan pemilik warung untuk mencairkannya sewaktu-waktu. E-Warung juga bertujuan agar bansos-bansos bisa dikendalikan dalam bentuk nontunai sebab bisa dikonversikan dengan berbagai bahan kebutuhan pokok masyarakat. Hal itu juga menghindari adanya pungutan.

Kelurahan Balai Gadang (Kota Padang) menjadi yang pertama di Sumatera sebagai pilot project peluncuran program dari Kemensos tersebut. Sementara di Indonesia, Padang merupakan kota kelima setelah Malang, Sidoarjo, Mojokerto dan Makassar, sebagai lokasi ujicoba penerapan bantuan sosial (bansos) nontunai dengan layanan e-Warung. (rin)

Berita Terkait

Leave a Reply