Presiden Jokowi Tinjau Proyek Padat Karya di Dharmasraya
  • Home
  • Berita
  • Presiden Jokowi Tinjau Proyek Padat Karya di Dharmasraya

Presiden Jokowi Tinjau Proyek Padat Karya di Dharmasraya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kegiatan program Padat Karya di Kab.Dharmasraya, Rabu (7/2). (foto: humas)

DHARMASRAYA – Mengawali kunjungannya ke Sumatera Barat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kegiatan program padat karya di Kabupaten Dharmasraya. Di antaranya Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) dan bantuan stimulan perumahan swadaya (peningkatan kualitas rumah tidak layak huni).

Program Percepatan Tata Guna Air Irigasi Balai Wilayah Sungai Sumatera V dilaksanakan pada 105 desa yang tersebar di 12 kabupaten yang ada di Sumatera Barat. Program tersebut melibatkan 112.500 tenaga kerja dengan menghabiskan total biaya Rp29,2 miliar lebih. Sedangkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni) sebanyak 6.350 unit melibatkan 162.500 tenaga kerja yang tersebar di 169 desa di 12 kabupaten/kota di Sumbar.

Pada acara tersebut, Presiden mendapat penjelasan pembangunan dari Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Imam Santoso. Presiden Jokowi turun dari kendaraan kepresidenan dan berjalan di sisi irigasi di tengah gerimis yang mengguyur.

Masyarakat antusias melihat kunjungan Presiden ke pinggir sawah tersebut dengan mengabadikan momen itu melalui telepon selularnya.

Di Kabupaten Dharmasraya, Kecamatan Sitiung, terdapat 988 unit hunian yang tidak layak huni dengan total biaya Rp14,82 miliar, di antaranya di Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, terdapat 32 Unit Hunian Tidak Layak Huni (Rp480 juta) yang dikerjakan dengan melibatkan 800 tenaga kerja.

Sebelumnya dalam rangkaian kegiatan di Dharmasraya, Presiden Jokowi menyempatkan menyerahkan bantuan sembako berupa beras, minyak, teh, dan gula sebanyak 4.000 paket kepada masyarakat yang tersebar di berbagai titik.

Turut mendampingi Presiden pada acara tersebut, Seskab Pramono Anung, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Imam Santoso, dan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno. (rin/*)

Berita Terkait

Leave a Reply