
TUAPEIJAT – Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Mentawai menggelar simulasi pengamanan pemilihan kepala daerah. Untuk gelombang pertama, simulasi mendatangkan satu pleton pasukan Dalmas dari Polda Sumbar berjumlah 30 orang.
“Simulasi untuk menunjukkan dan melatih kesiapan anggota Dalmas dari Polda Sumbar digabung dengan anggota Polres Mentawai dalam melakukan pengamanan Pilkada,” kata Kapolres Mentawai AKBP, Hasanuddin, S,Ag yang memimpin langsung simulasi di halaman Mapolres Kepulauan Mentawai, Senin (10/10).
Selanjutnya, kata Kapolres, akan dilakukan simulasi secara keseluruhan dengan mengundang seluruh komponen yang terlibat dalam penyelengaraan Pilkada Mentawai pada Kamis depan. Termasuk menghadirkan satuan pasukan Brigadir Mobil (Brimob) bersama kapolda pada pembukaan simulasi secara bersama.
Dikatakan Kapolres kepada padangmedia.com, dengan semakin dekatnya waktu tahapan kampanye, Polres Mentawai semakin mempersiapkan diri untuk melakukan pengamanan dan melakukan pengawalan terhadap kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Dalam kegiatan simulasi tersebut, anggota Polres dipersiapkan jika terjadi gejolak di lapangan, baik saat kampanye maupun penghitungan suara nanti.
“Pada prinsipnya, Polda Sumbar bersama Polres Mentawai siap mengamankan Pemilukada dengan ketentuan yang ada,” ujarnya.
Simulasi sangat diperlukan sebagai salah satu cara membiasakan petugas dalam menangani masalah yang bisa sewaktu-waktu muncul, khusus untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Selain simulasi, Kapolres Mentawai bersama jajarannya juga sudah melakukan pemetaan wilayah rawan konflik dan tahapan yang berpotensi terjadinya konflik.
“Kita harap pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai yang akan digelar Februari mendatang bisa kondusif dan tidak ada tindakan anarkis,” kata Kapolres berharap. (ers)






