MENTAWAI – Dalam Rangka HUT Koorp Lalu Lintas ke-61, Polres Mentawai mengadakan Lomba Festival Lagu Minang dan Lagu Mentawai. Lomba akan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Kegiatan tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 27 Agustus 2016 di aula Mapolres Kepulauan Mentawai.
Pendaftaran dimulai sejak tanggal 22 Agustus dan berakhir 26 Agustus 2016. Adapun lagu yang akan diperlombakan untuk lagu Minang adalah Sangsaro, Siti Nurbaya, Risaulah, Tongga Babeleang, Lah Laruik Sajo, Lansek Manih, Andam Oi dan Talambek Pulang. Sedangkan Lagu Mentawai meliputi Tetetuta Sikerei, Musara Simaeruk, Polak Teteu, Turu’ Lagai dan Polak Magabru.
Peserta festival akan memperebutkan tropy dan tabanas. Bagi Juara I akan mendapatkan trophy dari Bupati Mentawai ditambah Tabanas. Juara II mendapat trophy Kapolres plus tabanas dan juara III mendapat trophy dari Kasat Lantas ditambah tabanas. Selain itu, pemenang juga akan mengikuti lomba di tingkat Polda Sumbar.
Kapolres Mentawai, Hasanuddin, SAg kepada padangmedia.com, Rabu (24/8) mengatakan, kegiatan tersebut perdana dilakukan di lingkungan Polres Mentawai, karena itu tak ada pembatasan untuk pendaftar. Festival juga untuk mencari bibit penyanyi.
Program itu awalnya dari Polda Sumbar yang hanya menggelar Festival Lagu Minang. Tapi, karena pelaksanaannya di Mentawai, maka dibuat dua versi, yaitu Lagu Minang dan Lagu Mentawai.
“Di kabupaten lain juga cuma digelar Festival Lagu Minang. Tapi untuk di Mentawai karena kebetulan jarang ada hiburan, kegiatan ini sekaligus untuk menghibur masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai,” ungkap Kapolres yang juga hobi bernyanyi itu.
Pada prinsipnya, kata Kapolres, kegiatan itu untuk membangun kedekatan antara Polri dengan masyarakat. Selain itu, peserta yang lolos di Mentawai dan mengikuti festival di tingkat provinsi, pastinya akan membawa nama baik Mentawai nantinya. (ers)








Moga Sukses , suatu kehormatan bagi bumi Sikerei
Semoga lomba ini bukan tujuannya mencari simpatik masyarakat sehingga masyarakat lupah akan khasus khasus berat yang di tangani polres dan sampai saat ini tidak jelas ujungnya .
semoga sukses yah , suksesnya tidak hanya di buat lombah tetapi ingat sukses di penangannan khasus itu lebih penting . Terimakasih
Semoga lomba ini bukan tujuannya mencari simpatik masyarakat sehingga masyarakat lupah akan khasus khasus berat yang di tangani polres dan sampai saat ini tidak jelas ujungnya .
semoga sukses yah , suksesnya tidak hanya di buat lombah tetapi ingat sukses di penangannan khasus itu lebih penting . Terimakasih