PADANG – Anggota DPRD Padang, Zulhardi Z. Latif yang juga Ketua Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat sangat menyayangkan pemadaman bergilir yang dilakukan akhir-akhir ini, bahkan sampai tiga kali sehari. Ia menilai, perusahaan BUMN di wilayah Sumbar ini tidak mampu mengelola dan mengatasi persoalan pemadaman listrik.
“Penyebab utama dari pemadaman listriknya tentu sudah pasti mereka ketahui. Akan tetapi, kenapa masih saja tidak ada planning ketika terjadinya gangguan. Seluruh masyarakat merasa dirugikan akibat hal ini,” kata Zulhardi dari ruang kerjanya, Selasa (27/10).
Kalaupun terpaksa dipadamkan, Zulhardi meminta kepada PLN untuk tidak melakukan pemadaman di jam-jam sibuk. Sebab, akan terganggu segala aktivitas. Salah satu contohnya saat maghrib jelang Isya atau subuh menjlang pagi hari. Karena, saat menjelang Isya, anak-anak sedang belajar dan di masjid atau mushala warga sedang menunaikan shalat. Sedangkan kalau subuh sampai pagi hari, aktifitas warga sangat banyak yang membutuhkan aliran listrik.
“Maka, kita mintakan pemadaman itu jangan di saat jam-jam sibuk tadi. Kalau dapat, listrik dapat menyala terus. Kasihan para pelaku usaha yang menggunakan jasa aliran listrik,” ungkapnya. (baim)






