Pessel Hari Ini Telah Menjadi Daerah yang Terbuka dan Maju
  • Home
  • Berita
  • Pessel Hari Ini Telah Menjadi Daerah yang Terbuka dan Maju

Pessel Hari Ini Telah Menjadi Daerah yang Terbuka dan Maju

Safari ramadhan Wagub Sumbar, Nasrul Abit di Masjid Raya Uswantun Hasanah Nagari Punggasan Kec.Linggo Sari Baganti Kab.Pesisir Selatan, Minggu (3/6/2018). (foto: humas)

PESISIR SELATAN – Pesisir Selatan saat ini telah menjadi daerah terbuka yang maju dan lepas dari belenggu masa lalu yang ditakuti setiap orang karena dianggap angker dan menakutkan. Dibandingkan dahulu, wilayah Pessel sering dihindari dalam penempatan tugas, baik oleh tenaga medis maupun lainnya.

“Saat pertama menjabat bupati tahun 2005, meminta tenaga medis dokter untuk ditempatkan di daerah Pessel susah. Padahal, tingkat kesehatan masyarakat masih kurang. Kadis Kesehatannya bilang, mohon Pak Bupati, gak ada yang mau karena Pessel ini banyak racun, banyak dukun dan banyak si Jundai,” cerita Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saat safari ramadhan mengunjungi Masjid Raya Uswantun Hasanah Nagari Punggasan Kecamatan Linggo Sari Baganti Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu (3/6/2018).

Kenyataan itu membuat dirinya berkerja keras bagaimana masyarakat dapat sadar dan mau terbuka dalam menerima kemajuan. “Periode pertama jadi Bupati, banyak yang bilang saya tidak ada kerja. Padahal, saya telah lakukan peningkatan di bidang pendidikan, kesehatan dan sosial kemasyarakatan memang bukan pembangunan fisik,” katanya.

Maka, pada periode kedua jadi Bupati, Nasrul Abit membangun beberapa infrastruktur jalan, lokasi carocok, meletakkan beberapa bangunan sarana kesehatan serta pemekaran nagari bagaimana nagari bisa mendatangkan kegiatan yang mensejahterakan masyarakat Pessel, dari 37 nagari menjadi 185 nagari. Hari ini, pemekaran nagari menjadi inspirasi dalam memajukan daerah guna meraih dana pusat untuk kesejahteraan masyarakat nagari, ungkapnya.

Wagub pada Safari Ramadhan yang dihadiri Asisten Pembangunan dan Kesra, Kadis Perikanan, Kadis Pariwisata, Kadis PSDA, Dinas Kesehatan, Biro Binamental, Biro Humas, Bupati diwakili Asisten Pembangunan Pessel dan beberapa OPD di lingkungan Pemkab Pessel, mengatakan, safari ramadhan bertujuan untuk silaturrahmi dan menjemput aspirasi masyarakat di daerah.

Saat ini, 19 kabupaten/kota menjadi perhatian dalam memajukan Sumatera Barat. Bantuan sosial saat ini mesti berdasarkan data dari dinas sosial dan Dinas Kependudukan dan Capil yang memiliki tugas menetapkan dan menghitung berapa jumlah masyarakat miskin, by name by adress, agar mereka dapat pelayanan kesehatan BPJS dan bantuan lain-lainnya.

Wagub juga meminta kepada pemerintah kabupaten dan kota se Sumbar bagaimana menyempurnakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP yang saat ini baru 48 persen, SMA 87 persen, dan SMK 98 persen. Hal itu harus menjadi prioritas dalam meningkatkan mutu dan kualitas sumberdaya manusia Sumbar di masa datang.

“Untuk anak-anak kita yang akan memasuki perguruan tinggi agar hati-hati memilih univesitas. Jangan asal masuk, ternyata akreditasinya C yang tidak bisa diterima dimana-mana. Minimal akreditasi universitas itu B dan A, tentu akan lebih baik dalam memajukan keilmuan dan kesempatan mendapatkan pekerjaan nantinya,” pesan Wagub.

Sementara, Bupati Pessel diwakili Asisten III, Jarizal menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sumbar yang telah mengunjungi Pessel. Dikatakan, pembangunan infrastruktur jalan sangat disenangi masyarakat Pessel.

Sedangkan pengurus masjid, Jufri menyampaikan, ada tambahan tanah 20 x 25 dan ada rencana dibangun baru Masjid Uswantun Hasanah yang lebih besar dan indah dengan bangunan bertingkat dan halaman parkir yang luas. (rin/*)

Berita Terkait

Leave a Reply