Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Kembali Melambat di Triwulan III
  • Home
  • Berita
  • Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Kembali Melambat di Triwulan III

Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Kembali Melambat di Triwulan III

puji-atmoko-kepala-bi-sumbar

PADANG – Pertumbuhan ekonomi  Sumatera Barat di triwulan ketiga tahun 2015 ini kembali melambat. PE Sumatera Barat triwulan ini hanya tumbuh sebesar 4,71 persen (year of year/ yoy), lebih rendah dari triwulan sebelumnya yang mencapai 5,31 persen (yoy).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia wilayah Sumatera Barat Puji Atmoko melalui siaran pers, Senin (30/11) menyampaikan, dengan realisasi tersebut, pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat yang selama lima tahun terakhir berada di atas nasional, sekarang berada di bawah pertumbuhan ekonomi nasional.

“Melemahnya konsumsi rumahtangga dan menurunnya kinerja ekspor memberikan dampak kepada melambatnya pertumbuhan ekonomi pada triwulan ketiga ini,” kata Puji.

Pelemahan konsumsi rumah tangga, menurutnya, terjadi seiring dengan menurunnya daya beli dan pendapatan masyarakat. Sementara, turunnya harga komoditas internasional dan permintaan ekspor dari negara mitra dagang utama berdampak pada penurunan kinerja ekspor.

Dari sisi lapangan usaha, Puji menjelaskan, perlambatan ekonomi terjadi pada hampir semua lapangan usaha dominan. Lapangan usaha di Sumatera Barat didominasi antara lain sektor perdagangan, transportasi dan pergudangan serta industri pengolahan. Perlambatan terjadi seiring dengan menurunnya permintaan dan konsumsi domestik.

Pertumbuhan ekonomi Sumbar diprakirakan akan kembali membaik pada triwulan ke empat 2015 yang akan tumbuh pada kisaran 4,7 persen sampai 5,1 persen (yoy). Membaiknya perekonomian tersebut diprakirakan berasal dari peningkatan konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah dan investasi.

“Dari sisi sektoral, lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, lapangan usaha konstruksi, lapangan usaha industri pengolahan dan lapangan usaha transportasi dan pergudangan diprakirakan menjadi sumber utama pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat pada triwulan IV 2015,” katanya. (feb/*)

Berita Terkait

Leave a Reply