
PADANG- Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memprediksi akan terjadi lonjakan kebutuhan LPG Subsidi 3 kilogram di wilayah kerjanya yaitu Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau pada musim libur Iduladha 1416 H. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut sehingga persediaan dan distribusi aman dilakukan beberapa langkah, termasuk menambah pasokan agar tetap dalam kondisi aman dan mencukupi.
“Pertamina Patra Niaga menjamin stok dan distribusi LPG dalam kondisi aman dan lancar di Sumatera Barat saat Iduladha. Jika dibutuhkan, penambahan LPG 3Kg secara fakultatif dapat kami lakukan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, Kamis (5/6).
Ia menambahkan, untuk konsumsi LPG 3Kg diprediksi naik hingga 4,6 persen dibanding rata-rata harian normal Mei 2025 yaitu 3.368 Metrik Ton (MT) menjadi 3.522 MT per hari di wilayah Sumbagut. Khusus di Sumatera Barat, konsumsi LPG 3Kg diprediksi meningkat hingga tujuh persen disbanding rata-rata harian normal Mei tahun ini yaitu dari 482 MT per hari menjadi 516 MT saat Iduladha.
“Berdasarkan tren tahunan, konsumsi masyarakat terhadap LPG 3Kg pada Hari Raya Iduladha selalu mengalami peningkatan. Hal tersebut terjadi antara lain karena meningkatnya konsumsi LPG di sektor rumah tangga. Kami memperkirakan kenaikannya mencapai tujuh persen untuk konsumsi LPG 3Kg di Sumbar (Sumatera Barat, red),” jelas Satria.
Penjabat Sementara (Pjs) Sales Area Manager (SAM) Retail Sumatera Barat Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Rizal Julianto mengatakan, pihaknya melakukan penambahan LPG 3Kg secara fakultatif sebanyak 142.800 tabung untuk menyambut Iduladha tahun 2025. Pihaknya juga meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, agen LPG dan pangkalan untuk menjaga kelancaran distribusi LPG.
“Kami melakukan penambahan LPG 3Kg sebanyak 142.800 tabung di Sumbar. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan LPG masyarakat terpenuhi saat Iduladha,” jelasnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3Kg di pangkalan resmi, dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah masing-masing. Masyarakat dapat menemukan pangkalan LPG 3kg terdekat, dengan mengakses link berikut subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg.
“Dengan membeli LPG 3Kg di pangkalan resmi, masyarakat dapat memastikan LPG yang dibeli aman dan terjamin kualitas serta takarannya. Adapun segmen pengguna LPG bersubsidi yaitu rumah tangga, usaha mikro, petani sasaran dan nelayan sasaran,” kata Rizal.
Selain memastikan ketersediaan LPG 3Kg, Pertamina Patra Niaga juga menjamin ketersediaan LPG nonsubsidi yaitu Bright Gas tersedia di pangkalan, SPBU Pertamina maupun outlet resmi Bright Gas yang tentunya mudah diakses masyarakat.
“Secara internal kami juga terus melakukan koordinasi dengan wilayah operasi kami baik itu Integrated Terminal LPG atau Depot LPG untuk memastikan sarfas (sarana fasilitas) dalam kondisi optimal beroperasi,” ucapnya. F/*






