PADANG- PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dianugerahi Initiative Award di ajang Future Initiative Forum 2025 yang digelar oleh Human Initiative di Jakarta, Rabu (5/11/2025). Anugerah untuk kategori Health and Wellbeing Impact tersebut sebagai bukti dari komitmen dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw menyampaikan, penghargaan tersebut mencerminkan kolaborasi dan semangat kepedulian sosial yang menjadi bagian dari budaya perusahaan.
“Pertamina Patra Niaga percaya bahwa keberlanjutan bisnis harus berjalan seiring dengan keberlanjutan sosial. Melalui berbagai inisiatif CSR, kami berupaya menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tuturnya.
Future Initiative Forum 2025 tersebut mengusung tema “Memperkuat Kolaborasi antara Pemerintah, Dunia Usaha, dan Sektor Kemanusiaan dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan Nasional dan Global. Menjadi wadah strategis bagi berbagai pihak untuk berdialog, memperkuat jejaring, dan menyelaraskan strategi Coorporate Social Responsibility (CSR) dengan arah pembangunan berkelanjutan.
Fahrougi menerangkan, berbagai program CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut di bidang kesehatan dan kesejahteraan telah berjalan secara berkelanjutan. Antara lain peningkatan akses layanan kesehatan masyarakat, edukasi pola hidup sehat, serta dukungan terhadap penguatan fasilitas kesehatan di wilayah operasi perusahaan.
“Seluruh inisiatif tersebut menjadi bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional,” katanya.
Dengan diraihnya Initiative Award 2025, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut semakin memperkokoh komitmen untuk menjadi perusahaan energi yang tidak hanya fokus pada operasional dan pelayanan. Akan tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan nilai sosial yang membawa kebaikan bagi masyarakat luas.
Dalam forum tersebut, UN Secretary General Special Envoy on Water Retno Marsudi menyampaikan pentingnya kolaborasi global dalam menghadapi tantangan keberlanjutan. Dia mengungkapkan, pada tahun 2050, diperkirakan tiga per empat penduduk dunia akan mengalami kekeringan.
“Momentum seperti ini menjadi pengingat penting untuk terus menumbuhkan kerja sama dan solidaritas dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Human Initiative merupakan lembaga kesejahteraan sosial nasional yang telah terdaftar di Kementerian Sosial RI dan memiliki Special Consultative Status dengan Economic and Social Council (ECOSOC) Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak 2008. Melalui Initiative Award, lembaga tersebut memberikan apresiasi kepada perusahaan, institusi, dan individu yang berkontribusi nyata terhadap kemanusiaan dan kesejahteraan sosial. F







