PADANG- PT Pertamina Patra Niaga wilayah Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan persediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Elpiji di Kabupaten Agam dan Tanahdatar tidak terganggu karena erupsi Gunung Marapi. Pertamina juga menyampaikan turut berbelasungkawa atas musibah tersebut.
“Kami telah melakukan pengecekan terhadap lembaga penyalur yang terdekat dengan area erupsi Gunung Marapi. Hujan abu vulkanik terjadi di sekitar area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) namun tidak ada kerusakan sarana dan fasilitas sehingga operasional berjalan dengan normal,” ujar Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Susanto August Satria, Selasa (5/12).
Ia menjelaskan, terdapat lima SPBU di Kabupaten Agam, satu SPBU di Kabupaten Tanahdatar, tiga SPBU di Kota Bukittinggi yang beroperasi normal. Selain itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, lembaga penyalur (SPBU, Agen LPG dan Pangkalan LPG) untuk menjaga ketersediaan BBM dan Elpiji di Sumbar.
“Kami memastikan stok dan distribusi BBM dan LPG aman di Kabupaten Agam, Kabupaten Tanahdatar, Bukittinggi dan sekitarnya. Jika ada kebutuhan informasi maupun masukan dan saran, masyarakat atau konsumen dapat menghubungi kontak Pertamina 135,” kata Satria.
Pertamina Patra Niaga tetap melakukan penyaluran BBM dan LPG seperti biasa dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan kesehatan para awak yang bertugas. Jika terjadi hujan abu, dia mengimbau para pekerja dan mitra kerja yang bertugas menggunakan masker untuk mengurangi dampak abu vulkanik bagi kesehatan.
Satria juga menyampaikan turut prihatin atas erupsi yang terjadi di Gunung Marapi. Masyarakat diharapkan selalu mengikuti arahan dari instansi yang berwenang yakni pemerintah daerah, Badan Geologi, BNPB (Badan Nasional Penanggulan Bencana), dan instansi terkait lainnya.
“Pertamina menyampaikan turut berdukacita dan prihatin yang mendalam atas musibah erupsi Gunung Marapi di Sumbar. Doa terbaik untuk korban yang meninggal dunia dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran,” katanya.
Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanahdatar mengalami erupsi pada Minggu (3/12/2023) sekitar pukul 14.54 Wib. Letusan gunung setinggi 2.891 mdpl tersebut menimbulkan suara gemuruh dan melontarkan muntahan abu vulkanik mencapai tiga kilometer. */F






