Pertamina Lanjutkan Transplantasi Terumbu Karang di Pasumpahan
  • Home
  • Berita
  • Pertamina Lanjutkan Transplantasi Terumbu Karang di Pasumpahan

Pertamina Lanjutkan Transplantasi Terumbu Karang di Pasumpahan

Transplantasi terumbu karang di Pulau Pasumpahan. (ist)

PADANG – PT Pertamina Manager Operation Regional (MOR) I Medan melalui Terminal BBM Teluk Kabung melanjutkan program transplantasi terumbu karang di Pulau Pasumpahan, Sungai Pisang Kecamatan Teluk Kabung, Padang.

Operation Head (OH) Terminal BBM Teluk Kabung, Anas Hasan menjelaskan, program ini telah berjalan sejak 2016 sebagai langkah pelestarian keanekaragaman hayati melalui dana Coorporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Pertamina.

“Program transplantasi terumbu karang di Pasumpahan ini merupakan upaya pelestarian keanekaragaman hayati melalui dana TJSL Pertamina yang telah dilaksanakan sejak tahun 2016,” terangnya, Selasa (18/9).

Upaya transplantasi terumbu karang di kawasan Pulau Pasumpahan tersebut menurutnya bukan sekedar upaya pelestarian. Terumbu karang memiliki nilai tambah bagi kawasan itu sebagai daerah tujuan wisata dan kawasan perikanan.

“Sebagai daerah tujuan wisata, pelestarian terumbu karang di Pasumpahan akan sangat mendukung kawasan,” tambahnya.

Sementara, keuntungan bagi produksi perikanan adalah karena terumbu karang merupakan “rumah” bagi ikan. Dengan terumbu karang yang baik maka ikan akan datang sehingga hasil tangkapan nelayan akan membaik.

Upaya transplantasi terumbu karang tersebut melibatkan kelompok masyarakat. Anas menegaskan, upaya konservasi keanekaragaman hayati menjadi prioritas Pertamina. Khusus untuk di Sungai Pisang, pihaknya memang fokus kepada pelestarian terumbu karang.

“Ada lima program namun khusus untuk di Sungai Pisang fokus kepada terumbu karang,” ujarnya.

Dia berharap, upaya pelestarian terumbu karang tersebut mendapat dukungan dari masyarakat karena sangat besar manfaatnya bagi kawasan itu. Terumbu karang bisa menjadi objek wisata bawah laut yang indah, disamping menjadi sarang bagi ikan-ikan.

Dia mengakui, ancaman kerusakan terumbu karang bisa datang dari manusia dan dari alam. Namun, kerusakan akibat ulah manusia tentu bisa dicegah jika sama-sama menyadari fungsi terumbu karang yang sangat besar manfaatnya. (fdc)

Berita Terkait

Leave a Reply